Kelurahan Harjamukti Berbagi Bubur Kacang dalam Memperingati Hari Jadi Kota Cirebon

Kel. Harjamukti (12/09) – Memperingati ulang tahun Kota Cirebon ke-649 yang bertepatan dengan tahun baru Hijriyah pada tanggal 1 muharam, Kelurahan Harjamukti mengadakan bagi-bagi bubur kacang. Bubur kacang ini di bagikan kepada masyarakat yang datang ke Kelurahan untuk membuat surat pengantar dan surat pelayanan lainnya.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya sinergitas antara Kelurahan dengan masyarakat serta unsur pendukung lainnya. Lurah Harjamukti Didi Supriadi.S,Sos mengungkapkan bahwa “kegiatan ini masih dalam satu rangkaian memperingati ulang tahun Kota Cirebon ke-649 dan memperingati tahun baru Islam”.

“Pada malam 1 muharam pun kami melakukan acara syukuran dan tahlil bersama dengan RW, LPM, Karang Taruna, Babinsa dan Babinkamtibnas  di Kelurahan Harjamukti Kota Cirebon” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini seluruh unsur yang ada di Kelurahan Harjamukti semakin solid, sehingga terjalin kerjasama yang baik antara Kelurahan dengan masyarakat dan unsur pendukung lainnya, seperti slogan Kecamatan Harjamukti yaitu “bangkit, bersatu, membangun” mari kita bangkit dan bersatu untuk membangun Kelurahan Harjamukti lebih baik dari saat ini.

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Warga Kelurahan Harjamukti Menerima Bubur Kacang Gratis

Pelantikan Pengurus RW.03 Dukuh Semar Kelurahan Kecapi

Pelantikan RW.03 Dukuh Semar

Pelantikan RW.03 Dukuh Semar

Kec. Harjamukti (24/08) – Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kegiatan pelantikan RW se-Kecamatan Harjamukti menjadi agenda rutin yang harus dilaksanakan, setelah selesai pilkada serentak di seluruh Indonesia maka agenda pelantikan RW dimulai kembali. Salah satu RW di Kelurahan Kecapi yaitu RW.03 Dukuh Semar Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sudah selesai masa bhaktinya, masa bhakti pengurus RW.03 Dukuh Semar yaitu 2015-2018.

Menurut ketentuan “Surat Lurah Kecapi Nomor : 149.2/134/Kel.Kcp tanggal 30 Agustus 2018 perihal Penerbitan Surat Keputusan Pengesahan dan Pelantikan Pengurus RW.03 Dukuh Semar” memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat disertai penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian pengurus RW.03 Dukuh Semar Kelurahan Kecapi Periode 2015-2018 atas nama :

  1. Sarma sebagai Ketua RW.03 Dukuh Semar
  2. Suroto Arshiman sebagai Sekretaris RW.03 Dukuh Semar
  3. Drs. Rohiman sebagai Bendahara RW.03 Dukuh Semar

mengesahkan Pengangkatan Pengurus RW.03 Dukuh Semar Kelurahan Kecapi periode 2018-2021 atas nama :

  1. Bambang Sugiharto sebagai Ketua RW.03 Dukuh Semar
  2. Sugeng Pramono sebagai Sekretaris RW.03 Dukuh Semar
  3. Dedy Juhaedi sebagai Bendahara RW.03 Dukuh Semar

Kegiatan tersebut berlangsung dengan aman dan sederhana, kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 14 September 2018, berlokasi di baperkam RW.03 Dukuh Semar, dihadiri oleh pihak Kelurahan dan Kecamatan Harjamukti. Camat Harjamukti Drs. Agus Suherman, SH, MH melantik dan menetapkan pengurus RW.03 yang baru dan berpesan bahwa “dengan adanya pengurus RW.03 yang baru ini, Desa Dukuh Semar semoga menjadi semakin maju”.

Penandatanganan Pelantikan Pengurus RW.03 Dukuh Semar

Penandatanganan Pelantikan Pengurus RW.03 Dukuh Semar

 

Gebyar Kelurahan Sehat , Kelurahan Kecapi Adakan Jalan Sehat

Kec.Harjamukti (5/9) – Kelurahan Kecapi sukses menggelar gerak jalan sehat memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Minggu (2/09/2018). Panitia menyediakan puluhan hadiah menarik di antaranya hadiah utama lemari es, sepeda angin, televisi, DVD dan hadiah hiburan lainnya.

Lurah Kecapi Mimin Mintarsih S.Sos berucap syukur kegiatan jalan sehat berjalan lancar dan sukses.“Kesuksesan ini tentunya tak lepas dari peran serta seluruh warga,  partisipasi dari seluruh aparat RW Se Kelurahan Kecapi  dari persiapan hingga kegiatan gebyar Kelurahan Sehat bisa terlaksana dengan beragam hadiah yang sudah disiapkan. Kami menghaturkan terima kasih,” ujarnya.

Jalan Sehat di Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat di Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat di Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat di Kelurahan Kecapi

 

Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH.MH  dalam sambutannya Sesuai tema HUT RI ke 73 yaitu  “Kerja Kita Prestasi Bangsa” diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat Indonesia agar terciptanya semangat dalam bekerja bersama membangun negeri dan membangun Kecamatan Harjamukti yang mempunyai motto “ Bangkit, Bersatu, Membangun “.

“Jalan sehat ini kegiatan positif. Terlihat dari antusiasme masyarakat Kelurahan Kecapi  yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Saya melihat warga Kelurahan Kecapi  butuh kegiatan olahraga yang rekreatif,” katanya.

Jalan sehat menurutnya adalah olahraga yang paling mudah dan menyehatkan.  Sebab, tidak butuh tempat luas dan bisa dilakukan oleh siapa saja. “Tidak harus ke lapangan ataupun Gedung Olahraga (GOR) dan sebagainya. Tapi bisa dimanapun,” tandasnya.

Kemeriahan suasana jalan sehat bertambah karena kehadiran Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH.MH  yang melepas peserta dan ikut jalan sehat bareng bersama peserta. Jalan sehat digelar dalam rangka memerihakan HUT RI ke 73 Tahun 2018. Para peserta sebagian besar ibu-ibu dan anak-anak serta warga masyarakat umum dari berbagai kalangan di Kelurahan Kecapi.

Usai jalan sehat para peserta sembari menunggu undian dihibur oleh artis-artis dangdut.

Sementara jalan sehat mengundi berbagai hadiah menarik. Di antaranya lemari es, sepeda angin, televisi, DVD dan doorprize menarik lainnya.

Gebyar Kelurahan Sehat, Kelurahan Kecapi

Gebyar Kelurahan Sehat, Kelurahan Kecapi

Gebyar Kelurahan Sehat, Kelurahan Kecapi

Gebyar Kelurahan Sehat, Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

 

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

Jalan Sehat Kelurahan Kecapi

 

 

Dorong warga tanami TOGA , TP PKK Kelurahan Kecapi sosialisasi Ke RW-RW

Kec.Harjamukti ( 5/9) – Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan alamnya. Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah berbagai macam keanekaragaman hayati seperti tumbuhan-tumbuhan yang berkhasiat obat yang saat ini sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk kesehatan keluarga oleh masyarakat Indonesia secara turun temurun. Pemanfaatan tanaman obat berkhasiat tersebut dapat dilaksanakan dengan adanya Asuhan Mandiri dari Pemerintah.

Saat ini, Pemerintah sudah memiliki Asuhan Mandiri yang disebut dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Agar pemanfaatan TOGA dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, Pemerintah perlu melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Pembinaan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui kompetisi atau lomba.

sosialisasi pemanfaatan TOGA di RW 19 Guntur Asih Kelurahan Kecapi

sosialisasi pemanfaatan TOGA di RW 19 Guntur Asih Kelurahan Kecapi

Upaya pengobatan dengan obat-obat tradisonal merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat dan sekaligus merupakan teknologi tepat guna yang potensial untuk menunjang pembangunan kesehatan. Bangsa Indonesia sudah sejak dulu memanfaatkan hasil alam untuk ke- langsungan hidup. Salah satu hasil alam yang telah dikembangkan adalah tumbuh- tumbuhan yang digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga. Tanaman obat keluarga pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat , khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan

untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupan, termasuk keperluan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan secara tradisional (obat). Kenyataan menunjukkan bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alami khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat.

sosialisasi pemanfaatan TOGA di RW 19 Guntur Asih Kelurahan Kecapi

sosialisasi pemanfaatan TOGA di RW 19 Guntur Asih Kelurahan Kecapi

Selasa (5/9/2018) RW 09 Guntur Asih pada pertemuan kelompok PKK RW  sedang disosialisasikan Pemanfaatan TOGA  oleh TP PKK Kelurahan Kecapi dan Puskesmas Larangan,  sosialisasi dilaksanakan setiap ada pertemuan Kelompok PKK RW di 19 RW yang ada di wilayah Kelurahan Kecapi.

Lurah Kecapi Mimin Mintarsih S.Sos  dalam wawancara terpisah menegaskan, akan diadakan lomba toga di tiap-tiap RW tidak hanya didasarkan pada toganya saja, tapi juga pada administrasi PKK-nya, sumber daya yang ada, swadaya dan penataan lingkungannya  yang asri. Bahkan penilaian untuk  toganya dimulai dari proses tanam, panen sampai penggunaannya.

Pada saat tinjau lapang ke RW-RW , Mimin Mintarsih S.Sos  juga memberitahu agar tiap toga diberi nama, manfaat dan resep pembuatannya. Selain itu untuk memperindah penanaman, toga ditanam secara berkelompok (blok kencur – blok kunyit – blok jahe,) dan diselang-seling dengan tanaman karang kitri (cabe, tomat, terong). “Pada intinya, semua tanaman yang ada di pekarangan warga bisa bermanfaat khususnya bagi pemiliknya itu sendiri,” tambah Mimin Mintarsih S.Sos .

sosialisasi pemanfaatan TOGA di RW 19 Guntur Asih Kelurahan Kecapi

sosialisasi pemanfaatan TOGA di RW 19 Guntur Asih Kelurahan Kecapi

 

 

TP PKK Kelurahan Kalijaga Adakan Lomba Menghias Tumpeng

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti  Tri Mardijani didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Kalijaga Entin Hartini beserta pemenang lomba menghias Tumpeng

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti  Tri Mardijani didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Kalijaga Entin Hartini beserta pemenang lomba menghias Tumpeng

 

TP PKK ( 1/9/2018  ) Tumpeng merupakan sajian nasi lengkap sebagai bagian dari ritual masyarakat Jawa mengucapkan syukur. Jenisnya sangat beragam tergantung pada tujuannya. Tumpeng 17 Agustus bisa digolongkan sebagai tumpeng ucapan syukur. Lomba tumpeng sering diadakan untuk peringatan 17 Agustus sebagai ungkapan rasa bahagia  memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

TP PKK  Kelurahan Kalijaga , Kecamatan Harjamukti  Jumat ( 21/8/2018 ) mengadakan lomba menghias tumpeng .

Pada kegiatan ini hadir Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti  Tri Mardijani didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Kalijaga Entin Hartini, dalam sambutannya “ lomba yang dihelat dalam rangka memperingati   HUT  RI Ke 73 Tingkat Kelurahan Kalijaga, diikuti oleh 15  peserta, yang berasal dari Kelompok PKK  RW Se Kelurahan Kalijaga.

peserta lomba tumpeng

peserta lomba tumpeng

Lomba Ini sebagai bentuk kecintaan kita untuk tanah air Indonesia supaya tetap selalu ada di hati kita masing masing,  sebagai bagian dari bangsa Indonesia, kita harus cinta dengan bangsa, Kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan sebaik-baiknya, juga sebagai bentuk kebanggaan kita kepada bangsa, bagaimana bangsa ini ketika melepaskan diri dari tangan penjajah. Semangat ini harus tetap tumbuh dan dijaga dalam memupuk semangat nasional,  Kemerdekaan sudah kita rasakan, Tentu dengan mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya” ujar Tri Mardijani .

Acara selanjutnya ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti beserta Kepala UPTB KB Elly Suhaeliah, S.ST, MM

Menjadi juri lomba tumpeng dengan pedoman dalam penilaian lomba tumpeng adalah, tampilan keseluruhan, susunan dan kelengkapan lauk, citarasa, kebersihan dan biaya.

Tumpeng yang ikutserta dalam lomba ada 15 RW dan yang  menjadi juara yaitu :

juara I,  Ibu Tris kader Rw 13

juara II Ibu Imas Kader RW 15

juara III Ibu Hj.Nani Kader RW 01

 

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti  Tri Mardijani didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Kalijaga Entin Hartini beserta pemenang lomba menghias Tumpeng

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti  Tri Mardijani didampingi Ketua TP PKK Kelurahan Kalijaga Entin Hartini beserta pemenang lomba menghias Tumpeng

Tumpeng hasil kreasi kader-kader PKK Kelurahan Kalijaga

Tumpeng hasil kreasi kader-kader PKK Kelurahan Kalijaga

 

Tumpeng hasil kreasi kader-kader PKK Kelurahan Kalijaga

Tumpeng hasil kreasi kader-kader PKK Kelurahan Kalijaga

 

Tumpeng hasil kreasi kader-kader PKK Kelurahan Kalijaga

Tumpeng hasil kreasi kader-kader PKK Kelurahan Kalijaga

penyerahan hadiah lomba tumpeng

penyerahan hadiah lomba tumpeng

penyerahan hadiah lomba tumpeng

penyerahan hadiah lomba tumpeng

Rangkaian penilaian Lomba Sinergitas Kecamatan Harjamukti Tim Penilai kunjungi Puskesmas Larangan

Tim Penilai Lomba Sinergitas Tingkat Provinsi Jawa Barat secara langsung menyaksikan pelayanan di Puskesmas Larangan

Tim Penilai Lomba Sinergitas Tingkat Provinsi Jawa Barat secara langsung menyaksikan pelayanan di Puskesmas Larangan

TP PKK ( 1/9/) – Dalam rangka lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat hari  Rabu, 29 Agustus 2018 Kecamatan Harjamukti menjadi  wakil dari  Kota Cirebon. Puskesmas  Larangan menjadi sampel  bagi  sinergitas Kinerja antara Camat dan pelayanan bidang kesehatan yang dilaksanakan di Wilayah  Kecamatan Harjamukti.

Tim Penilai Lomba Sinergitas Tingkat Provinsi Jawa Barat secara langsung menyaksikan pelayanan di Puskesmas Larangan,  Kepala Puskesmas Larangan dr Lili Ekomiati Ningsih dalam paparannya menyampaikan  “inovasi-inovasi yang dilaksanakan yaitu pelayanan Program imunisasi, Tuberkulosis dan HIV/AIDS Secara Layanan Komprehensif  Berkesinambungan ( LKB ) terutama kasus HIV/ AIDS yaitu  Program Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB) HIV dan IMS ini meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara paripurna.

Mencakup semua bentuk layanan HIV dan IMS, seperti kegiatan KIE pengetahuan komprehensif, promosi penggunaan kondom, pengendalian faktor risiko, layanan Konseling dan Tes HIV (KTS dan KTIP), Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP), Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (PPIA), Pengurangan dampak buruk NAPZA (LASS, PTRM, PTRB), layanan IMS, pencegahan penularan melalui darah donor dan produk darah lainnya, serta kegiatan monitoring dan evaluasi serta surveilan epidemiologi di Puskesmas Rujukan dan Non‐Rujukan termasuk fasilitas kesehatan lainnya dan Rumah Sakit Rujukan Kota.

LKB ini juga memberikan dukungan baik aspek manajerial, medis, psikologis maupun sosial ODHA selama perawatan dan pengobatan untuk mengurangi atau menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya. Dalam program LKB terdapat 5 komponen utama dalam pengendalian HIV yaitu pencegahan, perawatan, pengobatan, dukungan dan konseling. Sesuai dengan Sistem Kesehatan Nasional jenjang layanan kesehatan terdiri atas layanan kesehatan primer, sekunder dan tersier.

Layanan terkait HIV-IMS tersebut dilaksanakan mulai tingkat puskesmas sebagai pelayanan kesehatan primer, rumah sakit kota sebagai layanan sekunder dan rumah sakit propinsi sebagai layanan tersier. Layanan kesehatan sekunder sebagai pusat LKB berfungsi sebagai pusat rujukan bagi fasilitas pelayanan kesehatan satelit. Dalam implementasinya LKB ini harus melibatkan seluruh pihak baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat (kader, LSM, kelompok dampingan sebaya, tokoh masyarakat dan tokoh lainnya). Dari konsep-konsep tentang LKB diatas, dapat dipahami sebenarnya program LKB ini merupakan suatu bentuk integrasi upaya penanggulangan HIV AIDS dalam kerangka Sistem Kesehatan Nasional” Ujarnya

Kepala Puskesmas Larangan dr Lili Ekomiati Ningsih menyampaikan paparan inovasi -inovasi yang dilaksankan di Puskesmas Larangan

Kepala Puskesmas Larangan dr Lili Ekomiati Ningsih menyampaikan paparan inovasi -inovasi yang dilaksankan di Puskesmas Larangan

Tim Penilai Lomba Sinergitas Tingkat Provinsi Jawa Barat menyimak paparan Kepala Puskesmas Larangan

Tim Penilai Lomba Sinergitas Tingkat Provinsi Jawa Barat menyimak paparan Kepala Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Bidan Nike menjelaskan program Puskesmas Larangan

Kelurahan Kecapi dikunjungi Tim Penilai Adhi Karya Pangan Nusantara ( APN ) Provinsi Jawa Barat.

Kec.Harjamukti ( 30/8/2018 ) – Penghargaan ketahanan pangan sudah menjadi agenda kegiatan tahunan yang disampaikan oleh Presiden selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan di Istana Negara memiliki nilai dan prestige tinggi, sehingga diperlukan mekanisme untuk dapat menjaring calon penerima penghargaan yang benar- benar layak. Dengan demikian, penerima penghargaan dapat dijadikan contoh bagi masyarakat, aparatur pemerintah, dan pejabat pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sampai dengan perseorangan.

Berbagai inovasi dan kreasi masyarakat yang berhasil dalam penyelenggaraan ketahanan pangan perlu mendapat perhatian Pemerintah. Oleh karena itu, kepada masyarakat perseorangan, kelompok masyarakat, pelaku usaha pangan, aparatur pemerintah, dan pejabat pemerintah yang telah memberikan upaya dan menghasilkan prestasi karya yang luar biasa dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan, diberikan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) oleh Presiden selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan (DKP).

Penyelenggaraan pemberian penghargaan APN dilakukan oleh DKP. Kementerian/Lembaga anggota DKP akan melakukan pengawalan kepada DKP Provinsi dalam proses penjaringan, pengusulan, seleksi, dan penetapan calon penerima penghargaan dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat Pusat.

kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

Kamis ( 30/8/2018) Kelurahan Kecapi dikunjungi Tim Penilai dalam rangka mengikuti lomba Adhikarya Pangan Nusantara (APN ) Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2018, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon diwakili oleh Hj.Elmi Masruroh SP.Msi ( Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan ) dan Ir Iin Inayati ( Kasi Keamanan Pangan )  mendampingi Tim Penilai Tingkat Provinsi yang terdiri dari Nia Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Cece Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Aura dan Nuke dari Biro Produksi Setda Provinsi Jawa Barat.

im Penilai lomba Adhikarya Pangan Nusantara (APN ) Tingkat Provinsi Hj.Elmi Masruroh SP.Msi ( Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan ) dan Ir Iin Inayati ( Kasi Keamanan Pangan )

Tim Penilai lomba Adhikarya Pangan Nusantara (APN ) Tingkat Provinsi didampingi Hj.Elmi Masruroh SP.Msi ( Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan ) dan Ir Iin Inayati ( Kasi Keamanan Pangan )

Hj.Elmi Masruroh SP.Msi  dalam sambutannya “ DPPKP telah melakukan persiapan dengan membentuk pendampingan dan verifikasi usulan peserta lomba APN tahun 2018 ditingkat Kota Cirebon.   Penghargaan APN merupakan Apresiasi bagi upaya dan prestasi yang luar biasa yang dicapai perseorangan atau kelompok dalam rangka perwujudan kedaulatan pangan, koordinasi pangan dan ketahanan pangan pada berbagai tingkatan jenis usaha.   Tujuan pemberian penghargaan untuk menumbuhkan , mendorong semangat kreatifitas serta partisipasi masyarakat untuk mengambil peran lebih besar dan memotivasi dalam mewujudkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan di daerah.   Penghargaan Ketahanan Pangan terdiri dari 5 kategori :

  1. Pelopor Ketahanan Pangan
  2. Pemangku ketahanan Pangan
  3. Pelaku Ketahanan Pangan
  4. Pelayanan ketahan Pangan
  5. Pembina ketahanan Pangan

Diharapkan dengan adanya penghargaan APN ini dapat menumbuhkan dan mendorong semangat, kreatifitas dan partisipasi untuk mengambil peran lebih besar dalam upaya mewujudkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan serta memberikan motivasi kepada aparatur pemerintah untuk memacu daerah dalam mewujudkan kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan.

kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

RW 12  KURNIA ASIH  Kelurahan Kecapi mempunyai KWT Green Fresh yang memfokuskan pada budidaya Tanaman Hidroponik  yaitu teknik budidaya tanaman (buah, sayur dan bunga) dengan memanfaatkan air dan tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Jenis tanaman hidroponik akan menghasilkan jenis tanaman yang bebas dari hama dan penyakit.

Menanam tanaman dengan sistem hidroponik merupakan suatu metoda yang ramah lingkungan. Karena dalam pembudidayaannya tidak perlu menggunakan pestisida atau bahkan herbisida yang beracun.

Meskipun sistem hidroponik menggunakan air sebagai media tanamnya akan tetapi dalam prakteknya air yang diperlukan dalam bercocok tanam tidaklah sebanyak seperti budidaya dengan cara konvensional.

Tim sedang wawancara dengan kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

Tim sedang wawancara dengan kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

Dan dalam perawatannya juga tidak perlu dilakukan penyiraman secara rutin. Sehingga ini menjadi faktor mengapa hasil tanamannya lebih aman dan sehat.

Di era sekarang ini, menanam dengan sistem hidroponik adalah alternatif yang tepat untuk mendapatkan sayuran dan buah-buahan di lahan yang sempit, seperti di Kota Cirebon dengan lahan yang sangat terbatas pemanfaatan Tanah  pekarangan dengan metode  hidroponik ini sangatlah tepat,  Ditambah lagi dengan kondisi Indonesia yang beriklim tropis adalah tempat yang cocok untuk menerapkan metode ini. Kami  bekerja sama dengan TP PKK Kota mensosialisasikan metode Hidroponik ini pada TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, bahkan TP PKK Kecamatan Harjamukti Sudah mempunyai lahan yg ditanami dengan tanaman Hidroponik,  Bercocok tanam dengan hidroponik akan mendapatkan hasil yang bagus jika diiringi dengan hobi. Karena jika dimulai dari hobi maka akan sangat berpotensi untuk dijadikan bisnis”ujarnya .

Tim sedang wawancara dengan kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

Tim sedang wawancara dengan kader-kader KWT Green Fresh RW 12 Kurnia Asih Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti

 

Komunitas Peduli Sungai RW.06 P.Grenjeng Mengadakan Lomba Mancing di Kali Suba

Lomba Mancing RW.06 P.Grenjeng Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamutki

Lomba Mancing RW.06 P.Grenjeng Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamutki

Kec. Harjamukti (26/08) – Komunitas Peduli Sungai RW.06 P.Grenjeng Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon menjadi bagian dari Komunitas Peduli Sungai (KPS) se-Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon yang sudah dibentuk sejak 03 Desember 2017.

Pada hari sabtu tanggal 14 Juli 2018, Komunitas Peduli Sungai (KPS) se-Kecamatan Harjamukti dilakukan pembinaan untuk lebih memperdalam mengenai menjaga dan melestarikan sungai-sungai. Pembinaan tersebut mendatangan beberapa narasumber antara lain Jonni Krisnandar (TAGANA Kota Cirebon), Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon yaitu Hj. Imas Maskanah, ST, S.Sos, MM, BBWS Cimanuk Cisanggarung Agus Anjatmoko, ST, RW.08 Merbabu Asih H. Agus Supriono, dan Aktifis Jaga Kali yaitu Nico Permadi.

Berlanjut dari kegiatan-kegiatan tersebut, KPS RW.06 P.Grenjeng mulai menghidupkan Kali Suba yang berlokasi di sepanjang pinggiran RW.06 P.Grenjeng. Hal pertama yang dilakukan demi menjaga dan melestarikan Kali Suba maka, KPS RW.06 P.Grenjeng mengadakan lomba mancing.Lanjutkan Membaca

Pelantikan Pengurus RW.08 Wanacala Kelurahan Harjamukti

Pelantikan RW.08 Wanacala

Pelantikan RW.08 Wanacala

Kec. Harjamukti (24/08) – Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kegiatan pelantikan RW se-Kecamatan Harjamukti menjadi agenda rutin yang harus dilaksanakan, setelah selesai pilkada serentak di seluruh Indonesia maka agenda pelantikan RW dimulai kembali. Salah satu RW di Kelurahan Harjamukti yaitu RW.08 Wanacala Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sudah selesai masa bhaktinya, masa bhakti pengurus RW.08 Wanacala yaitu 2015-2018.

Menurut ketentuan “Surat Lurah Harjamukti Nomor : 149/94/Kel.Hjm tanggal 14 Agustus 2018 perihal Penerbitan Surat Keputusan Pengesahan dan Pelantikan Pengurus RW.08 Wanacala” memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat disertai penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian pengurus RW.08 Wanacala Kelurahan Harjamukti Periode 2015-2018 atas nama :

  1. Moh. Supardi sebagai Ketua RW.08 Wanacala
  2. Muh. Nurullah Anshori sebagai Sekretaris RW.08 Wanacala
  3. Pustara Dihartono sebagai Bendahara RW.08 Wanacala

mengesahkan Pengangkatan Pengurus RW.08 Wanacala Kelurahan Harjamukti periode 2018-2021 atas nama :

  1. Munsarip sebagai Ketua RW.08 Wanacala
  2. Kadlani sebagai Sekretaris RW.08 Wanacala
  3. Kosim Leo Susilo sebagai Bendahara RW.08 Wanacala

Kegiatan tersebut berlangsung dengan aman dan sederhana serta di dampingi oleh paduan genjring, kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 24 Agustus 2018, berlokasi di halaman depan rumah Moh.Supardi RW.08 Wanacala, dihadiri oleh pihak Kelurahan dan Kecamatan Harjamukti. Camat Harjamukti Drs. Agus Suherman, SH, MH melantik dan menetapkan pengurus RW.08 yang baru dan berpesan bahwa “dengan adanya pengurus RW.08 yang baru ini, Desa Wanacala semoga menjadi semakin maju”.

Genjring RW.08 Wanacala

Genjring RW.08 Wanacala

Sambutan Ketua RW.08 Wanacala

Sambutan Ketua RW.08 Wanacala

Dibawah ini dokumentasi foto-foto lainnya mengenai kegiatan pelantikan RW.08 Wanacala Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

 

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit Kalijaga

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan penebangan bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan penebangan bambu di Kali Kedung Pacit

Kec. Harjamukti (17/08) – Kali Kedung Pacit menjadi destinasi Komunitas Peduli Sungai (KPS) sebagai tempat pengukuhan dengan tema “Jaga Kalian” Goes to Jagakali, kegiatan tersebut berlangsung pada hari minggu tanggal 29 Juli 2018 di Kali Kedung Pacit Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Kegiatan ini didukung oleh Camat Harjamukti (Drs. Agus Suherman, SH, MH), RS. Budi Luhur (dr. Tresnawaty Sp.B), Pjs Lurah Kalijaga (Sarkamto, S.Sos), Karang Taruna Kalijaga, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Cirebon, Komunitas Kodokbali (Kelompok Dolanan Kreatif Bantara Kali), Relawan TIK Kota Cirebon, Komunitas Reptil dan berbagai komunitas yang tidak dapat disebut satu per-satu.

Ironisnya setelah kegiatan Pengukuhan Komunitas Peduli Sungai dengan tema Goes to Jagakali “JagaKalian”, persis diseberang Kali Kedung Pacit terdapat beberapa bambu yang cukup rimbun yang berguna untuk menahan longsor dari tanah-tanah dipinggiran Kali Kedung Pacit. Bambu tersebut justru ditebang oleh sekelompok orang yang mengaku diperintahkan oleh pemilik lahan untuk menebangnya.

Setelah kejadian penebangan tersebut, di Kecamatan Harjamukti dilakukan pertemuan untuk merapatkan masalah ini. Pertemuan ini menghadirkan Camat Harjamukti Drs. Agus Suherman, SH, MH, Pembina Polri, Babinsa Kalijaga, RW. 15 Kurniadi, RW.09 Saman, beberapa RT, Perwakilan dari Komunitas Peduli Sungai, Tokoh Masyarakat dan Pemilik Lahan.

Camat Harjamukti mengungkapkan “kenapa hal ini bisa terjadi, padahal bambu dipinggir kali kedung pacit tersebut sangat berguna untuk menopang struktur tanah dipinggiran”. Pemilik lahan mengungkapkan bahwa kegiatan penebangan bambu dipinggiran Kali Kedung Pacit tersebut bermaksud untuk membersihkan lahan. Hasil dari pertemuan tersebut yaitu kesepakatan antar orang-orang tersebut bahwa kita warga Kecamatan Harjamukti harus menjaga alam sekitar.

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan Penebangan Bambu di Kali Kedung Pacit

Peninjauan Bambu yang ditebang oleh Polri dan Babinsa

Penebangan Bambu, ditinjau oleh Polri dan TNI

Rapat Pembahasan penebangan bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan penebangan bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan penebangan bambu di Kali Kedung Pacit

Rapat Pembahasan penebangan bambu di Kali Kedung Pacit