Jalan Sehat Bersama OPPSI

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Kel. Kalijaga (09/03) – Dalam rangka memeriahkan Hari Musik Nasional yang jatuh pada tanggal 09 Maret 2019, Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia ( OPPSI ) mengadakan kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di Lapangan Kebon Pelok Kelurahan Kalijaga. Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari minggu tanggal 10 Maret 2019 sekitar pukul 06.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan jalan sehat ini dibuka langsung oleh Ketua Umum OPPSI Cirebon : Bunda Ratu Hj.Ayu Suhartini, SE, MM dengan mengambil start dan finish di Lapangan Kebon Pelok depan Kantor Kelurahan Kalijaga, menempuh jarak ± 3 KM berkeliling sekitar wilayah Kecamatan Harjamukti dengan rute : Jalan Silakaca – Perumahan Griya Jati Kalijaga – Perumahan Permata Harjamukti – Kantor Kecamatan Harjamukti – dan kembali ke Lapangan Kebon Pelok Untuk menyemangati partisipasi peserta, panitia telah juga  menyiapkan hadiah satu unit sepeda motor, lemari es, kipas angina serta berbagai door prize yang sangat menarik lainnya.

Disamping acara jalan sehat, panitia juga menyuguhkan hiburan musik bersama artis – artis pantura dan juga group Band Second Civil yang turut serta memeriahkan acara tersebut. Peserta jalan sehat bukan hanya dari wilayah Kalijaga saja, tetapi di ikuti juga oleh warga luar Kalijaga, bahkan harapan panitia dari seluruh warga wilayah tiga Cirebon. Harapan panitia semakin banyak semakin meriah kegiatan tersebut dan panitia juga menghimbau kepada semua pihak untuk menjaga kondusifitas selama acara berlangsung, kami menyuguhkan hiburan bagi warga sekitar dan sepatutnya pula kita menjaga agar acara berjalan dengan lancar.

Sementara itu mewakili Pemerintah Kota Cirebon, Plt, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon Bagja Edi Rohaedi, S.Sn, MM yang hadir pada acara tersebut mengatakan : Kami atas nama Pemerintah sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, awal kebangkitan pekerja seni melalui wadah OPPSI yang siap bersama pemerintah mengembangkan seni budaya asli daerah Cirebon. Kegiatan ini sejalan dengan Visi dan Misi Kota Cirebon  “ Sehati Kita Wujudkan Kota Cirebon Sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Dan Sejarah “ dimana dengan kegiatan ini yang juga menampilkan musik asli cirebon sehingga diharapkan akan mengangkat budaya dan sejarah Cirebon agar lebih dikenal luas, tidak hanya lokal cirebon saja  bahkan sampai mancanegara “.

Menurut Bunda Ratu Hj.Ayu Suhartini, SE, MM selaku Ketua Umum OPPSI mengatakan : “ Kegiatan ini merupakan wujud partisipasi kami selaku pekerja seni dalam rangka memeriahkan Hari Musik Nasional, ini adalah salah satu agenda kerja kami yang pertama sejak dikukuhkan pada tanggal 13 Januari 2019, kami sepakat untuk menuangkannya dalam kegiatan jalan sehat karena jalan sehat merupakan media berkumpul, olah raga ringan serta sangat efektif dalam membangun komunikasi, kebersamaan dan bersosialisasi “. Paparnya singkat.

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Organisasi Para Pekerja Seni Indonesia (OPPSI) Gelar Jalan Sehat di Lapangan Kebon Pelok

Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Karya Seni Serta Pentingnya Pola Hidup Bersih Dan Sehat ( PHBS ) Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Kel. Kalijaga (09/03) – Hari ini sabtu tanggal 09 maret 2019 sejumlah Mahasiswa KKN dari Unswagati Cirebon kembali melakukan penyuluhan ke siswa Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kelurahan Kalijaga, kali ini giliran SD Negeri Kebon Pelok  dengan materi yang diberikan adalah mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi karya seni serta pentingnya pola hidup bersih dan sehat ( PHBS ).

Kepada siswa mereka memberikan pemahaman mengenai apa itu sampah organik, sampah organik adalah barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar, sampah organic berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Sampah organik sendiri dibagi menjadi 2 ( dua ) bagian, sampah organik basah adalah sampah yang mempunyai kandungan air yang cukup tinggi, contohnya kulit buah dan sisa sayuran. Sedangkan sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil atau bahkan tidak ada, contohnya kertas, kayu atau ranting pohon, dan dedaunan kering.

Pada kesempatan ini siswa diajak memanfaatkan kertas yang tidak terpakai untuk dijadikan sebuah karya seni, dengan cara melukis menggunakan media kertas. Sedangkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau yang biasa disingkat PHBS merupakan sebuah program yang sedang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan dalam rangka menurunkan angka kejadian penyakit infeksi. Mengingat keefektifan dari penyuluhan sejak usia dini dalam membentuk pemahaman masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat maka penting untuk mendukung program pemerintah tersebut.

Tujuan yang ingin dicapai yaitu agar anak-anak di SD (Sekolah Dasar) terbiasa dengan gaya hidup bersih dan sehat dan mereka dapat memperoleh pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat sehingga terciptanya sekolah yang bersih dan sehat sehingga siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah terlindung dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit. Meningkatkan semangat proses belajar mengajar, citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat.

Dengan adanya penyuluhan PHBS, maka mereka bisa mempraktekan langsung tentang cara hidup bersih dan sehat terutama cara menggosok gigi yang baik dan benar baik itu di sekolah maupun di rumah, karena gigi mempunyai fungsi untuk mengunyah, mengoyak dan memotong makanan yang kita makan sehingga setiap hari gigi kotor oleh penumpukan makan tersebut dan apabila bila tidak dibersihkan akan berakibat kerusakan gigi dan menimbulkan rasa sakit dan kerusakan gigi kita.

Salah satu dari Mahasiswa KKN Unswagati Andre  menjelaskan :  “ setiap siswa dapat mengikuti dengan baik penyuluhan dari kami, dan mereka sangat antusias terutama ketika mereka menuangkan kreatifitasnya melalui lukisan dengan menggunakan  media kertas bekas. Begitu pun juga ketika mendapat arahan mengenai pentingnya untuk perilaku hidup bersih dan sehat “. Paparnya singkat.

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Mahasiswa UGJ Gelar Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Organik dan Pentingnya PHBS Di SD Negeri Kebon Pelok Kota Cirebon

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi di Wilayah Kelurahan Kalijaga

 

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kel.Kalijaga(08/03) – Pelaksanaan Penguatan Kader Peduli Kesehatan Ibu dan Anak  ( KIA ) dan Program Imunisasi di wilayah Kelurahan Kalijaga dilaksanakan pada pagi ini jumat tanggal 08 Maret 2019 yang diselenggarakan di Aula Puskesmas Kalijaga Permai. Program Kesehatan Ibu dan Anak  ( KIA ) adalah upaya dibidang kesehatan yang menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi dan balita serta anak. Tujuan dari Program KIA adalah tercapainya kemampuan hidup sehat melalui peningkatan derajat kesehatan yang optimal bagi ibu dan keluarganya menuju Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera serta meningkatnya derajat kesehatan anak untuk menjamin proses tumbuh kembang optimal yang merupakan landasan bagi peningkatan kualitas manusia seutuhnya.

Di wilayah Kelurahan Kalijaga untuk imunisasi baru mencapi 80 % sedangkan diharapkan untuk tahun 2019 mencapai 100 % karena akan berpengaruh pada strata Posyandu setiap bulannya terutama imunisasi campak. Sedangkan peran kader KIA antara lain adalah membantu petugas kesehatan dalam pelayanan KIA di Posyandu, dalam kunjungan rumah ibu hamil/bersalin/nifas/bayi/balita serta memotivasi dan menggerakkan ibu hamil agar mau datang / kontrol ke fasilitas kesehatan sedini mungkin.

Menurut dr. Tya  yang mewakili Kepala Puskesmas Kalijaga Permai mengatakan, “Perlu adanya kerjasama lintas sektoral antara Puskesmas, PKK, Ketua Pokja IV, Ketua Kampung Siaga, KUA untuk memberikan penyuluhan – penyuluhan masalah ibu hamil resiko tinggi, ibu bersalin, ibu menyusui, imunisasi bayi dan balita  agar bisa teratasi. Diharapkan hasil imunisasi bisa mencapai 100 % dan data imunisasi dari kader  dan petugas agar sama serta akurat serta pentingnya kerjasama penguatan imunisasi dan kesadaran masalah – masalah yang di timbulkan terutama keadaan ibu hamil resiko tinggi “. Ucapnya.

Sedangkan menurut dr. Aviesanandra Indukirana yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut menjelaskan tentang Cendekia Muda :

  1. Apa itu Cendekia Muda adalah suatu perencanaan dan deteksi dini kesehatan ibu dan anak mulai dari belia ;
  2. Sasaran dari program tersebut adalah wanita usia subur yang tidak hamil ( remaja putri dan calon pengantin ), ibu hamil dan ibu nifas ;
  3. Kegiatannya meliputi :
  • a. Deteksi dini anemia, kurang gizi dan kurang energy kronis ( KEK ) pada wanita usia subur ;
  • b. Pembentukan Kader Kesehatan Remaja ( pemberian tablet FE pada Rematri ) ;
  • c. Pembentukan Kader Peduli KIA ;
  • d. Kelas Pra Nikah ( Komunikasi Informasi dan Edukasi, Pemeriksaan Laboratorium, Pemberian Tablet Asam
  •               Folat ) ;
  • e. Rumah Sakit Berbasis Masyarakat ( Obstetri dan Ginekologi, Anak, Penyakit Dalam dan Jantung ) ;
  • f. Pemeriksaan Laboratorium khusus ibu hamil ( Hemoglobin, Gula Darah Sewaktu, Protein Urin, Reduksi
  •              Urin, Hepatitis, HIV, VDLR ) ;
  • g. Kelas Ibu Hamil ;
  • h. Kelas Ibu Balita / Nifas
Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Kegiatan Penguatan Kader Peduli KIA dan Program Imunisasi

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

Kel. Kecapi (7/3) – Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kegiatan Pembianaan LKK atau Capacity Building Kelurahan Kecapi ke Kota Malang, Jawa Timur. Program ini berlangsung pada tanggal 7 – 9 Maret 2019. Kegiatan ini di ikuti oleh Lurah Kecapi Mimin Minarsih. S.Sos beserta jajaranya, Seketaris Camat Harjaukti Ma’mun, S.E, Ketua LPM Kelurahan Kecapi Yayat Hidayat, Ketua RW se Kelurahan Kecapi, Kader PKK Kelurahan Kecapi.

Perkembangan suatu Organisasi tidak akan terlepas dari kapasitas para pegawainya, untuk itulah Lurah Kecapi melaksanakan Capacity Building guna mengasah kemampuan, keterampilan, pemahaman, sikap, nilai-niai, hubungan, motivasi setiap pegawai agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Sebagaimana disampaikan oleh Lurah Kecapi Mimin Minarsih. S.Sos sebelum memberangkatkan rombongan bahwa kegiatan ini agar dapat diikuti dengan baik oleh semua peserta karena acara ini sangat bermanfaat sekali, beberapa manfaat yang bisa didapat yaitu menambah wawasan, meningkatkan skill, dan menambah ilmu, ujarnya.

Dalam kegiatan ini banyak hal yang didapatkan ketika melakukan capacity building ke Malang. Dari hal kecil hingga hal besar untuk membangun Kelurahan Kecapi kedepannya.

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

Demi Mencari Ide Dalam Membangun, Kelurahan Kecapi Gelar Capacity Building Ke Malang Jawa Timur

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

Wisata Religi Pengurus RW, RT, Kader Posyandu dan Posbindu RW. 011 Bumi Kalijaga Permai Barat Kelurahan Kalijaga

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

 

Kel.Kalijaga(07/03) – Wisata adalah sesuatu yang menarik dan menyenangkan, apalagi jika memilih kawasan wisata alam sebagai destinasinya. Wisata alam tanpa kita sadari membawa sederet manfaat yang mungkin tidak kita sadari, alam mempunyai kemampuan spesial untuk membuat pikiran kita lebih segar kembali.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pengurus RW, Pengurus RT, Kader Posyandu dan Posbindu RW. 011 Bumi Kalijaga Permai Barat ( BKPB ) Kelurahan Kalijaga dengan melakukan kunjungan wisata alam ke Gunung Papandayan dan Candi Cangkuang – Leles – Garut pada hari kamis tanggal 07 Maret 2019.

Gunung Papandayan adalah Gunung api strato yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung. Gunung Papandayan memiliki pemandangan alam yang indah dengan hamparan bunga Edelweiss dan juga terdapat beberapa kawah yang terkenal antara lain Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak,Kawah Manuk. Kawah-kawah tersebut mengeluarkan uap dari sisi dalamnya.

Candi Cangkuang adalah sebuah Candi Hindu yang terdapat di Kampung Pulo, wilayah Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat. Candi inilah juga yang pertama kali ditemukan di Tatar Sunda serta merupakan satu-satunya Candi Hindu di Tatar Sunda.

Menurut Ketua RW. 011 Bumi Kalijaga Permai Barat sekaligus Ketua Rombongan H. Pujo Kahono yang ditemui di sekretariat LPM Kelurahan Kalijaga sehari setelah kegiatan mengatakan, “ Alhamdulillah acara yang kami rencanakan dapat terlaksana dengan lancar dengan antusiasnya semua peserta wisata mengikuti acara yang telah kami susun. Tujuan dari kegiatan wisata ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama Pengurus, baik itu RW, RT, Posyandu dan Posbindu, sehingga kedepannya RW. 011 BKPB dapat dijadikan percontohan dari RW – RW yang ada di wilayah Kelurahan Kalijaga. Dan juga sebagai rasa terima kasih kepada seluruh pengurus atas keberhasilan RW. 011 BKPB yang menjuarai beberapa Lomba yang diselenggarakan oleh Kelurahan ataupun Kecamatan Harjamukti”, Tegas H. Pujo Kahono.

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

WISATA RELIGI PENGURUS RW. 011 BKPB KELURAHAN KALIJAGA

 

 

 

 

 

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Kec. Harjamukti (08/03) – Pegawai Kecamatan Harjamukti gelar bebersih, Jumsih di area kantor Kecamatan, pada hari jum’at, tanggal 08 Maret 2019. Kegiatan bebersih ini menjadi agenda rutin setiap hari jum’at pagi. Pegawai Kecamatan Harjamukti turun melakukan bebersih Kantor Kecamatan ini, demi mendukung terwujudnya kantor yang bersih dan nyaman. Dimulai sejak pagi hari kegiatan bebersih sudah berjalan.

Jumsih ini dilakukan di area luar kantor Kecamatan Harjamukti, dikarenakan rumput sudah meninggi dan tidak enak dipandang. Dalam kegiatan ini Camat Harjamukti Drs. Agus Suherman, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan bebersih ini jangan sampai tidak dilaksanakan. “Kegiatan bebersih ini menjadi agenda yang sudah menjadi rutinitas, jangan sampai tidak dilaksanakan” ujarnya.

“Kita harus mendukung visi misi Wali Kota Cirebon, SEHATI, kita wujudkan Kota Cirebon sebagai kota kreatif berbasis budaya dan sejarah. SEHATI juga memiliki akronim Sehat, Hijau, Agamis, Tentram dan Inovatif” lanjutnya.

Selain kegiatan ini membuat pegawai nyaman, masyarakat yang datang ke Kantor Kecamatan Harjamukti pun akan merasa nyaman karena lingkungan yang bersih. “Saya merasa senang dengan suasana kantor Kecamatan Harjamukti yang bersih, indah dan nyaman ini” ungkap Faisal sebagai warga Kecamatan Harjamukti.

“Pelayanan di Kecamatan Harjamukti juga menjadi lebih baik dan responnya lebih cepat, terutama menggunakan aplikasi pelayanan berbasis android di RW” tutur Ajay warga Kecamatan Harjamukti.

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Pegawai Kecamatan Harjamukti Gelar Bebersih, Jumsih di Area Kantor Kecamatan

Mahasiswa STIKes Cirebon Lakukan Penyuluhan Bahaya Merokok

Mahasiswa STIKes Cirebon memberikan penyuluhan tentang bahaya meroko

Mahasiswa STIKes Cirebon memberikan penyuluhan tentang bahaya meroko

 

Kel.Argasunya (07/03) – Kegiatan PKMD STIKes Cirebon berlanjut, setelah hari kamis (28/02/2019) melakukan kegiatan MMRW, pada hari Jum’at (01/03/2019) Mahasiswa STIKes Cirebon melakukan penyuluhan tentang bahaya meroko di dalam rumah. Kegiatan penyuluhan ini adalah salah satu bentuk solusi dari permasalahan utama yang ditemukan di lingkungan RW. 03 Kedung Mendeng Kelurahan Argasunya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Argasunya, Ketua RW. 03 Kedung Mendeng, Kader-kader RW. 03 Kedung Mendeng, ketua RT serta tokoh masyarakat RW. 03 Kedung Mendeng. Dimulai pada pukul 20.00 WIB, bertempat di Baperkam RW. 03 Kedung Mendeng Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

Lurah Argasunya memberikan sambutan

Lurah Argasunya memberikan sambutan

Dalam sambutan, Lurah Argasunya berpesan kepada seluruh peserta yang hadir agar kembali menggiatkan PHBS, terutama perilaku merokok di dalam rumah, minimal untuk dirinya sendiri terlebih dahulu, yang kemudian bisa dikembangkan untuk diterapkan di lingkungan keluarga, dan terus berkembang sehingga tercipta lingkungan RW dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Materi yang disampaikan Mahasiswa STIKes Cirebon mengenai bahaya merokok dirasa tepat, sehubungan tingginya jumlah perokok aktif yang ada di RW. 03 Kedung Mendeng khususnya dan Kelurahan Argasunya pada umumnya.

Peserta penyuluhan mendengarkan penjelasan dari Mahasiswa STIKes Cirebon dengan seksama

Peserta penyuluhan mendengarkan penjelasan dari Mahasiswa STIKes Cirebon dengan seksama

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Kel. Kalijaga(06/03) – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) setiap bulannya melalui mekanisme kartu elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warung KUBE PKH / pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan Bank Penyalur, bantuan tersebut tidak dapat di ambil secara tunai melainkan hanya dapat ditukarkan dengan beras dan telur. Dengan tujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu serta mendorong usaha eceran rakyat.

Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di wilayah Kelurahan Kalijaga dilaksanakan pada hari ini Rabu tanggal 06 Maret 2019.

Menurut Faridah, SE selaku Kasi Pemberdayaan Kelurahan Kalijaga yang turun langsung untuk melakukan monitoring kegiatan tersebut.

“Saya mewakili Lurah Kalijaga. Untuk tempat penyaluran BPNT di wilayah Kelurahan Kalijaga sendiri ada 6 ( enam ) tempat, yaitu :

  1. E-Warung Mapan Bersama di RT. 001 RW. 005 Pengampaan.
  2. E-Warung Kalijaga Bersemi di Jl.Pramuka Gg.Prabayaksa RT.004 RW. 002 Pesantren.
  3. Toko Ani 2 di Jl.Lapangan Udara No.08 RT.002 RW.007 Penggung Selatan.
  4. SRC Mumu di Jl. Pramuka RT. 005 RW. 002 Pesantren.
  5. Toko Nanang di RT. 005 RW. 006 Kedung Menjangan.
  6. Toko Nur di RT. 001 RW. 009 Sitopeng.

“Adapun mekanismenya hampir sama dengan yang lalu, untuk setiap KPM di wilayah Kelurahan Kalijaga mereka sudah ditentukan tempat pengambilannya dan KPM  tinggal mengambil di tempat tersebut dengan waktu yang telah dijadwalkan oleh masing – masing E-Warung atau Toko. Adapun bantuan yang mereka terima untuk bulan Februari 2019 adalah 9 Kg Beras dan ½ Kg  Telur”,ucap Faridah, SE.

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Monitoring Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) Bulan Februari 2019 di Wilayah Kelurahan Kalijaga

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca, sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Kec. Harjamukti (05/03) – Ibu Camat Harjamukti dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti menggerakan masyarakat untuk gemar membaca sebagai bunda literasi. Bunda literasi terdiri dari 6 orang perwakilan dari Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. 6 Diantaranya yaitu :

  1. Kecamatan Harjamukti : Ibu Camat Harjamukti, Trie Mardijani
  2. Kelurahan Harjamukti : Ibu Lurah Harjamukti, Eti Juhaeti
  3. Kelurahan Kalijaga : Ibu Lurah Kalijaga, Yeni Setianingsih
  4. Kelurahan Kecapi : Lurah Kecapi, Mimin Minarsih, S.Sos
  5. Kelurahan Larangan : Ibu Lurah Larangan, Ninit Farid
  6. Kelurahan Argasunya : Ibu Lurah Argasunya, Erlinda Yuana

Bunda literasi digagas dan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, tujuan dari gagasan ini agar masyarakat lebih gemar membaca, bunda literasi se-Kota Cirebon dikukuhkan pada 20 Februari 2019 di Gedung Adipura. Bunda literasi yang dipilih dari Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Cirebon. Setiap perwakilan bunda literasi diberikan program kerja untuk Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Cirebon.

Program Kerja Bunda Literasi Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Cirebon diantaranya yaitu :

  1. Pembentukan pojok baca/perpustakaan di tiap RW (target dari 248 RW se-Kota Cirebon, pada tahun 2019 mencapai 50%).
  2. Pembuatan proposal pengadaan rak buku dan bahan pustaka.
  3. Gerakan wakaf buku.
  4. Menghimpun kegiatan-kegiatan  masyarakat secara berkelanjutan.

Menurut Tri Mardijani sebagai bunda Literasi Kecamatan Harjamukti menuturkan bahwa gagasan seperti ini sangat baik, karena bisa menyebarkan hal baik dan meningkatkan niat masyarakat untuk gemar membaca. “Kegiatan bunda literasi ini sangat bagus, karena jika masyarakat senang membaca, akan selangkah lebih maju, buku juga menjadi jendelanya dunia. Dengan membaca buku, kita lebih banyak tahu mengenai hal-hal lain yang sebelumnya tidak pernah kita ketahui” ungkapnya.

“Kami di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sudah ada pojok baca, untuk meningkatkan minat baca di Kecamatan Harjamukti, letak pojok baca pun di pojok dari Taman Cita-cita” lanjutnya. Tidak hanya di Kecamatan Harjamukti saja, di beberapa RW pun sudah ada pojok baca seperti di RW.06 P.Grenjeng dan RW. 12 Kuranji Kelurahan Harjamukti.

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Ibu Camat dan Ibu Lurah se-Kecamatan Harjamukti Menggerakan Masyarakat Untuk Gemar Membaca sebagai Bunda Literasi

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung

Kel. Kalijaga ( 05/03 ) – Melanjutkan kegiatan bersih – bersih yang kemarin dilakukan warga di lingkungan RT. 008 RW. 014 Permata Harjamukti Utara Kelurahan Kalijaga, hari ini selasa tanggal 05 Maret 2019 sekitar pukul 09.00 WIB kegiatan bersih – bersih kembali dilanjutkan di RT. 006 yang dimulai dari halaman Baperkam RW. 014 PHU.

Kegiatan ini sifatnya spontan tanpa ada perencanaan, karena warga RT. 006 RW.014 PHU Kelurahan Kalijaga sangat menyadari akan pentingnya kebersihan. Mereka dengan antusiasnya melaksanakan kegiatan tersebut walau tidak di ikuti oleh seluruh warga RT. 006 RW. 014 PHU, namun demikian kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Menurut Ketua RW. 014 PHU Kelurahan Kalijaga, pihaknya hanya sekedar menghimbau saja kepada jajaran Pengurus RT dan kemudian langsung direspon dengan baik oleh Pengurus RT. 006, dengan mengupulkan beberapa warga yang ada dan dibantu oleh Ibu – Ibu kader kegiatan tersebut akhirnya dilaksanakan. Bapak – bapak melaksanakan kerja bakti bersih- bersih saluran air dan membabat rumput serta tumbuhan liar yang tumbuh di sepanjang jalan dan halaman Baperkam, dan untuk Ibu – ibunya membantu dengan menyiapkan konsumsi.

Menurut Ketua RW. 014 Permata Harjamukti Utara Engkos Kosasih mengatakan “Alhamdulillah warga di lingkungan RW. 014 PHU masih mempunyai semangat bergotong royong, kegiatan bersih – bersih kali ini dilaksanakan di RT. 006, membabat rumput serta tumbuhan liar yang tumbuh di sepanjang jalan dan halaman Baperkam. Dan kemudian dilanjutkan dengan membersihkan saluran air agar tidak tersumbat, sehingga dampak banjir dapat diminimalisir, mengubur barang – barang bekas yang dapat memungkinkan dapat dijadikan sebagai sarang nyamuk, semoga kegiatan ini dapat berlanjut tidak hanya di RT. 006 dan RT. 008 saja, karena di RW. 014 PHU terdiri dari 10 RT “.ucapnya singkat.

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung

Warga dan Pengurus RW. 14 Permata Harjamukti Utara, Gelar Kegiatan Bebersih Kampung