TP PKK Kecamatan Harjamukti Berbagi Sembako

Pemberian Sembako Secara Simbolis

Pemberian Sembako Secara Simbolis

TP-PKK (13/06) – Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Selain memperbanyak amalan soleh, di bulan ini juga kerap digunakan untuk memperbanyak silaturahmi. Seperti dilakukan jajaran Ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan Harjamukti , dengan kembali menggelar agenda pertemuan rutin dengan kader PKK di bulan Ramadhan 1439 H. Bertempat  Aula Kantor Kecamatan Harjamukti, Rabu ( 13/6/2018 )

TP PKK Kecamatan

TP PKK Kecamatan

Ketua TP PKK Kecamatan   Harjamukti Ny.Tri Mardijani dalam sambutannya mengatakan “ bantuan paket  sembako itu merupakan wujud kepedulian serta ungkapan terima kasih  terhadap kinerja pengurus TP PKK Kecamatan Harjamukti yang telah banyak membantu terselenggaranya 10 program pokok PKK dan  sudah berjalan dengan baik,  kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali di masa-masa mendatang.

pada kesempatan ini  Tri Mardijani mengajak kepada kader PKK untuk dapat lebih meningkatkan kegiatan dan bersama-sama membenahi sekretariat dalam rangka penilaian lomba sinergitas Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2018 yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2018, dan mendoakan agar Kecamatan Harjamukti mendapatkan  prestasi yang diinginkan” ujarnya.

TP PKK Kecamatan Harjamukti

TP PKK Kecamatan Harjamukti

 

Foto Bersama TP PKK Bagi-bagi Sembako

Foto Bersama TP PKK Bagi-bagi Sembako

Dokumentasi TP PKK Kecamatan

Dokumentasi TP PKK Kecamatan

 

Dokumentasi TP PKK Kecamatan

Dokumentasi TP PKK Kecamatan

 

Rutinitas Posyandu Kamboja RW 01 Argapura Kelurahan Argasunya

 

Rutinias Posyandu Kamboja

Rutinias Posyandu Kamboja

Kec. Harjamukti (05/06/2018) – Posyandu memiliki peranan penting dalam membantu usaha Pemerintah meningkatkan kesehatan berbasis masyarakat, Posyandu juga sebagai wujud pemberdayaan masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dasar, untuk mempercepat angka penurunan kematian ibu dan angka kematian bayi serta kesehatan ibu hamil.

Rutinias Posyandu Kamboja

Rutinias Posyandu Kamboja

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Upaya peningkatan peran dan fungsi Posyandu bukan semata-mata tanggungjawab pemerintah saja, namun semua komponen yang ada di masyarakat, termasuk kader. Peran kader dalam penyelenggaraan Posyandu sangat besar karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke Posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selasa  ( 5/6/2018 ) Posyandu Kamboja RW 01 Argapura Kelurahan Argasunya melaksanakan kegiatan rutin bulanan hari buka posyandu , yaitu kegiatan penimbangan balita , pelayanan imunisasi , penyuluhan dan pelayanan kesehatan

Rutinias Posyandu Kamboja

Rutinias Posyandu Kamboja

lainnya.Kegiatan yang dilakukan sebulan sekali setiap tanggal 5 ini dimulai jam 08.00 WIBs/d selesai, kegiatan posyandu Kamboja RW 01 Argapura Kelurahan Argasunya memiliki sasaran sejumlah 98 bayi dan balita kegiatan ini diselenggarakan oleh  kader posyandu dibantu oleh petugas Puskesmas Sitopeng.

Lurah Argasunya Dudung A.Barry S.Sos menyampaikan apresiasinya kepada kader Posyandu yang tetap semangat membantu warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan walapun dalam kondisi berpuasa , Lurah perpesan agar masyarakat selalu aktif datang ke Posyandu untuk menimbang balita sehingga mengetahui perkembangan kesehatan anak nya.

 

Buka Puasa Bersama Karyawan Pukesmas Sitopeng Kelurahan Argasunya

Kec. Harjamukti (04/06/2018) – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sitopeng  buka puasa bersama Karyawan dan Karyawati beserta Keluarga, Minggu (3/6/18) petang.
Kepala Puskesmas Sitopeng Hj.Eha Julaeha SKM  mengaku buka puasa bersama keluarga besar Puskesmas Sitopeng merupakan agenda rutin. Ia mengatakan acara di bulan suci Ramadhan ini untuk meningkatkan tali silaturahmi petugas dan keluarganya .
Eha Julaeha SKM  berharap dengan  buka puasa bersama ini, seluruh petugas kesehatan di Puskesmas yang dipimpinnya semakin kompak ke depan, dan  terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Harapan kita dalam bulan suci Ramadhan, agar kerjasama kita lebih baik ke depan. Silaturahmi ini lebih mendekatkan dan meningkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan antar petugas, karena Puskesmas merupakan rumah kedua selain rumah tangga sendiri oleh karena itu  didalam rumah kita harus dapat menciptakan suasana yang nyaman ” jelas Eha Julaeha SKM. Memasuki hari raya Idul Fitri, Eha Julaeha SKM  mengimbau agar seluruh petugas mengingatkan  masyarakat Kelurahan Argasunya agar dapat  menjaga kesehatan, sebab di saat Lebaran banyak penyakit akan muncul. “Lebih penting menjaga makanan. Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol di waktu Lebaran,” imbaunya.   

Piket Malam, Camat Harjamukti Sambangi Kantor Kelurahan-Kelurahan

Kec. Harjamukti (04/06/2018) – Menghadapi Hari Raya Idul Fitri tahun 1439 H dan pesta demokrasi  Pilkada Kota Cirebon  tahun 2018, Untuk tetap terjaganya situasi aman dan terkendali Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH,MH. Mewajibkan membuat jadwal petugas piket di masing – masing Kelurahan.

Camat  berharap kegiatan menghadapi Lebaran Idul Fitri tahun 1439 H dan pentahapan Pilkada Kota Cirebon  tahun 2018 bisa berlangsung dengan aman dan terkendali , Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH.MH.menyambangi kantor Kelurahan yang ada di Wilayah Kecamatan Harjamukti.

Situasi kantor Kelurahan terlihat  aman dimana semua anggota yang piket  sedang berkumpul melakukan kegiatan minum kopi sambil  berdiskusi.

“Mari kita bekerja masing masing dengan profesional untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai” harap Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH,MH

 

 

Verifikasi Akhir Berkas Itsbat Nikah Di Kantor Kelurahan Argasunya

Kec. Harjamukti (04/06/2018) – Salah satu program pemerintah Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon  adalah memberikan buku nikah bagi pasangan suami isteri yang telah lama menikah tetapi belum memiliki akta nikah, untuk merealisasikan program ini pemerintah Kelurahan Argasunya bekerja sama dengan KUA Kecamatan Harjamukti dan Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Lurah Argasunya Dudung A.Barry S.Sos dibantu kader Motekar se Kecamatan Harjamukti melaksanakan verifikasi akhir berkas pada hari Minggu , tanggal 3 Juni 2018  yang dilaksanakan di Kelurahan Argasunya,  ada sekitar 42 pasang suami isteri yang telah menikah tapi tidak memiliki akta nikah verifikasi berkas hari ini adalah verifikasi lanjutan dimana sebelumnya telah diverifikasi. Bagi yang dinyatakan lolos verifikasi hari ini akan ditetapkan jadwal mengikuti persidangan di Kantor Pengadilan Agama Kota Cirebon.

Menurut Lurah Argasunya Nikah menurut hukum positif yaitu ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga, rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Jadi, pada dasarnya isbat nikah adalah penetapan atas perkawinan seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri yang sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan agama Islam yaitu sudah terpenuhinya syarat dan rukun nikah. Tetapi pernikahan yang terjadi pada masa lampau ini belum atau tidak dicatatkan ke pejabat yang berwenang, dalam hal ini pejabat KUA (Kantor Urusan Agama) yaitu Pegawai Pencatat Nikah.

 

BUMN Sucofindo Gelar Pasar Murah Rp 50 Ribu di Benda Kerep

Kec. Harjamukti (04/06/2018) – Untuk mendukung ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) berharga murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Serta menggandeng berbagai Pondok Pesantren dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di daerah untuk teknik pelaksanannya

Kementerian Perdagangan melalui  BUMN Sucofindo menggelar pasar murah di Pesantren Al-Hikmah Pimpinan Kiyai Haji Abdurahman RW 11 Benda Kerep Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti , Minggu (03/6/2018).

Pasar murah dengan paket sembako seharga Rp 50 ribu itu diserbu pembeli,Pasar murah yang menyediakan 500 paket itu pun ludes diserbu warga.

Perwakilan BUMN Sucofindo Andika mengatakan, pihaknya sengaja menggelar pasar murah untuk membantu ibu-ibu dalam Bulan Ramadan, apalagi jelang Idul Fitri kebutuhan meningkat.

“Semoga dengan adanya pasar sembako murah ini bisa sedikit membantu beban para ibu-ibu menyambut Idul Fitri dan di Bulan Ramadan,” katanya.

Dalam pelaksanaan Pasar Murah Ramadan di setiap lokasi disediakan 500 paket bapok seharga Rp100 ribuan yang dapat dibeli separuh harga senilai Rp50 ribu dengan menyerahkan kupon pembelian.

Paket bapok yang dipersiapkan yaitu sebanyak 500 paket yang terdiri dari beras 5 Kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter,  dan sirup 1 botol.

Perwakilan BUMN Sucofindo berharap melalui Pasar Murah Ramadan ini diharapkan warga berpenghasilan rendah, mampu mendapatkan paket bapok dengan harga setengah dari pasaran, sehingga semua kalangan masyarakat dapat merasakan ketersediaan bapok selama Ramadan dengan harga murah. “Kemendag sebagai fasilitator Pasar Murah Ramadan mengharapkan dukungan yang diberikan pihak swasta dapat bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memenuhi kebutuhan pokoknya selama puasa.

Kami mengharapkan melalui segala upaya stabilisasi pasokan dan harga, serta didukung pasar murah ini masyarakat dapat tersenyum dan beribadah dengan tenang sampai nanti Idul Fitri,” katanya.

Cara penjualan dilakukan dengan membagikan kupon oleh panitia lokal 2 atau 3 hari sebelumnya kepada calon pembeli. Sedangkan pembayarannya dilakukan pada hari pelaksanaan pasar murah di wilayah yang sudah ditargetkan, yaitu wilayah kurang mampu yang sangat membutuhkan,” demikian Andika  menjelaskan.

 

Menjelang PPDB, Kepsek SMA N 3 Adakan Edukasi di Kecamatan Harjamukti

Kec. Harjamukti (04/06/2018) – Agenda rutin Kecamatan Harjamukti pagi ini (Senin, 04 Juni 2018), agak sedikit berbeda, apel pagi yang biasanya diisi oleh penceramah mengingat Bulan ini adalah Bulan Ramadhan kali ini diisi oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Cirebon, Naning Priyatnaningsih, S.Pd, M.Pd. Dalam penjelasannya, beliau menginformasikan PPDB sudah dibuka mulai hari ini, tanggal 04 Juni 2018 sampai 08 Juni 2018 untuk 4 jalur, yaitu jalur Prestasi, jalur KETM, jalur WPS, jalur PMG dan ABK ke-4 jalur ini memperhatikan jarak dari sekolah ke rumah siswa atau yang biasa dikenal dengan sistem zonasi. 4 jalur ini hanya dapat diikuti oleh siswa dengan 1 tujuan sekolah. Siswa tidak dapat daftar ke 2 sekolah sekaligus melalui ke-4 jalur ini. Sedangkan untuk jalur NHUN dibuka tanggal 05 Juli 2018 sampai dengan 12 Juli 2018.

Jalur Prestasi disediakan untuk siswa yang memiliki prestasi yang dibuktikan dengan legalitas dari Badan/Dinas/Instansi yang membidanginya. Sebagai contoh, seorang siswa berprestasi di bidang olahraga voli, maka siswa tersebut harus memiliki sertifikat dari KONI. Siswa yang menghapal 2 Juz Al-Qur’an pun bisa mengikuti jalur ini. Jika tidak lolos, dapat mendaftar ke jalur NHUN.

Jalur KETM atau kepanjangan dari jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu. Sesuai namanya jalur ini disediakan bagi keluraga ekonomi tidak mampu yang dibuktikan dengan kepemilikan SKTM/KIS/KIP/KKS, tentunya dengan beberapa ketentuan, diantaranya adalah hanya dapat mendaftar 1 kali, dan jika tidak lolos seleksi akan disalurkan ke sekolah swasta dan tidak dapat mendapat ke jalur NHUN.

Jalur WPS atau jalur Warga Penduduk Setempat diperuntukkan siswa yang tempat tinggalnya dekat dengan sekolah yang ditujunya dengan jarak 0 sampai 2.000 meter, dan mendapat perlakuan khusus yaitu tidak meilhat Nilai Hasil Ujian Nasional. Pengguna jalur ini hanya dapat mendaftar di 1 sekolah saja. Namun apabila tidak lolos seleksi, siswa dapat mendaftar melalui jalur NHUN.

Jalur PMG dan ABK adalah jalur penghargaan maslahat guru dan anak berkebutuhan khusus. Untuk PMG memiliki syarat khusus, yaitu : surat keterangan kepala sekolah, SK tugas mengajar, sertifikasi pendidikan, dan SK pengangkatan awal. Untuk ABK memiliki persyaratan : data hasil diagnosa atau assesment psikolog atau pakar. Pengguna jalur ini hanya dapat mendaftar di 1 sekolah saja. Namun apabila tidak lolos seleksi, siswa dapat mendaftar melalui jalur NHUN.

Jalur NHUN atau Jalur Nilai Hasil Ujian Nasional tetap memperhatikan sistem zonasi. Dan dibuka mulai tanggal 05 Juli 2018 sampai tanggal 12 Juli 2018.

Untuk daya tampung (Jumlah Rombel dan Jumlah Siswa Per-Rombel) beliau menjelaskan berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 16 Tahun 2018, yaitu :

  1. Rombongan Belajar (rombel) SMA  atau bentuk lain sederajat, dalam satu satuan pendidikan paling sedikit berjumlah 3 (tiga) rombongan belajar, paling banyak berjumlah 36 rombongan belajar dengan jumlah masing-masing tiap tingkat sebanyak 12 rombongan belajar;
  2. SMK atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 72 rombongan belajar, masing-masing tingkat paling banyak 24 (dua puluh empat) rombongan belajar;
  3. Bagi sekolah yang pada tahun sebelumnya masih terdapat peserta didik kurang dari 15 dalam 1 (satu) kelas atau rombongan belajar dan mempunyai lebih dari 72 rombongan belajar, maka secara bertahap wajib menyesuaikan hingga paling lambat 3 tahun;
  4. Jumlah peserta didik SMA dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 (dua puluh) dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik;
  5. Jumlah peserta didik SMK dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 15 (lima belas) dan paling banyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik.

“Untuk informasi lebih lengkap mengenai PPDP Tahun 2018 dapat dilihat di http://ppdb.jabarprov.go.id” Tambahnya. Diharapkan warga Kecamatan Harjamukti dapat memanfaatkan jalur yang ada untuk mempermudah mendaftar di sekolah-sekolah terdekat.

Lomba Olahan Makanan Etnik Tingkat Kota Cirebon

Kec. Harjamukti (04/06/2018) – TP PKK Kelurahan se Kecamatan Harjamukti mengikuti lomba olahan makanan etnik tingkat Kota Cirebon yang digelar oleh Dinas Perdagangan , Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Cirebon bertempat di Living Flaza Jl. Jend. A. Yani baypass, Rabu (9-5-2018 ).

Kegiatan lomba ini, diikuti oleh 22 peserta perwakilan dari Tim Penggerak PKK Kelurahan se-Kota Cirebon dan para pelaku usaha kecil yang bergerak di sektor pengelolaan makanan.

Juri lomba makanan etnik terdiri dari chef Hotel, TP PKK Kota Cirebon dan dari Dinas Kesehatan. Sementara makanan entik dinilai dari segi keamanan pangan, jenis bahan baku, inovasi/kreatifitas/cipta menu, taste/rasa dan penyajian/penampilan.

Kepala Dinas Perdagangan , Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Cirebon Ir.Yati R menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu program sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya masyarakat industri kecil makanan olahan berbahan baku lokal agar mampu berdiri dan mempunyai daya saing kuat, selain itu, pelaku usaha industri dan masyarakat yang bergerak di sektor usaha pengolahan makanan dapat mengembangkan dan memperkenalkan makanan olahan yang berbahan baku sayuran dan buah lokal dengan cita rasa baru yang diolah secara konvensional maupun modern, sehingga dapat lebih berkualitas dan tidak kalah dengan produk luar.

Kelurahan Larangan mendapatkan juara ke III, Kelurahan Harjamukti Juara Harapan II Kelurahan Kecapi Juara Harapan III …..
Selamat buat TP PKK Kecamatan Harjamukti yang telah mendapatkan 3 juara.

 

Menjaga Tali Silaturahmi, Warga RW 16 Bayu Asih Kelurahan Kecapi Gelar Buka Bersama

Kec. Harjamukti (02/06/2018) – Bulan Ramadhan yang sudah mendekati separuh perjalanan membuat umat Islam makin semangat untuk memperbaiki iman, salah satunya dengan menjalin silaturahmi terutama dengan sesama masyarakat yang rumahnya berdekatan.

Warga RW 16 Bayu Asih  Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti  menggelar buka puasa bersama.

“Silaturahmi ini dilakukan secara spontan dan inisiatif dari warga yang menginginkan nuansa bulan suci bisa makin memperkuat rasa kebersamaan antar tetangga, acara buka bersama (bukber) menjadi perekat  kebersamaan dan kerukunan warga antar sesama umat muslim.

“Kami mengapresiasi acara bukber ini sebagai bentuk kerukunan umat islam di wilayah kami,”” ujar Suki .SE Ketua RW 16 Bayu Asih  , di lokasi, Jumat (1/6/2018).

Lebih lanjut Suki.SE mengatakan, walau dengan menu seadanya, namun suasana kebersamaan tetap terjalin dengan baik, “Bukan itu (hidangan) yang menjadi tujuan karena

rasa kebersamaan yang menjadi tujuan dari kegiatan sederhana ini, kumpul warga, saling menyapa itulah, tujuan acara hari ini, kegiatan buka bersama yang dilakukan dalam  bulan suci Ramadhan sangatlah positif. Bayak nilai yang bisa dipetik dalam kegiatan itu, seperti pentingnya kebersamaan dan menambah ilmu agama Islam.
“Alhamdulillah kita bisa buka puasa bersama sekaligus dapat siraman rohani,” pungkasnya.

Ikuti Lomba Kelurahan Sehat, Kelurahan Kecapi benahi KRPL

Kec. Harjamukti (02/06/2018) – Kelurahan Sehat , merupakan kegiatan untuk memacu pengelolaan kesehatan lingkungan yang berbasis partisipasi,  pemerintahan kelurahan beserta aparaturnya dan masyarakat di tingkat RW, yang didukung oleh kader kesehatan di masing masing kelurahan. Kegiatan ini berkaitan erat dengan program Kelurahan Sehat Kota Cirebon.

lomba Kelurahan sehat yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Cirebon dalam rangka menyambut hari Kesehatan.

Ketua Forum RW  Kelurahan Kecapi Muhamad Misbak, mengatakan program Kelurahan sehat merupakan imbas dari Kota Cirebon  yang terpilih sebagai Kota Sehat Swasti  Saba Wiwerda Tingkat Jawa Barat.

Pada kesempatan ini ia menghimbau seluruh pengurus Forum Kelurahan sehat dan Forum RW agar mempersiapkan diri untuk membenahi wilayah masing-masing dengan menata dan mengatur serta membenahi wilayahnya sehingga terwujud lingkungan yang sehat.

 

 

“Kita tidak mencari juara namun terlebih adalah bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat agar masyarakat juga ikut sehat,” tegas Muhamad Misbak, didampingi Ketua RW 04 Darma Mukti  Didi Rosidi yang akan dijadikan Lokus penilaian lomba Kelurahan Sehat dengan unggulan kawasan rumah pangan lestari (KRPL) dalam sambutannya Didi Rosidi  menyampaikan,  terbatasnya lahan, tidak menjadi halangan untuk dapat menanam berbagai macam tanaman dengan adanya program ini tentunya lebih menggelorakan program KRPL .

 

Dia menyatakan pemanfaatan lahan secara optimal, tidak harus dilakukan di kawasan luas. Intensifikasi pemanfaatan pagar hidup, halaman rumah, sekolah, tempat lainnya, dapat menyediakan kebutuhan rumah tangga, pemilihan aneka jenis tanaman sayuran, juga mampu memenuhi gizi keluarga. Pada gilirannya juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tuturnya.

Didi Rosidi  menambahkan latar berlakang pengembangan KRPL , diantaranya karena realisasi konsumsi masyarakat masih di bawah ketentuan pemenuhan gizi. Di lain pihak perhatian terhadap pemanfaatan lahan pekarangan relatif masih terbatas.

“Potensi pekarangan atau halaman rumah masih belum dikembangkan optimal. KRPL juga merupakan solusi tepat di lingkungan perkotaan yang umumnya tidak memiliki lahan luas,” ujarnya.

Didi Rosidi  menyatakan keberadaan kelompok wanita tani atau KWT merupakan pilar pendukung kemajuan ekonomi masyarakat. Untuk mengembangkan potensi tersebut, KWT dituntut lebih reatif dalam menjalankan usahanya.

“KWT juga harus maju dan mampu mengembangkan diri, sehingga pada akhrinya dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarganya,” tutur Didi Rosidi.