Three Ends solusi Tekan Tingkat Kekerasan Anak dan Perempuan

TP PKK Kelurahan Kecapi melaksanakan kegiatan dialog Interaktif Three Ends

TP PKK Kelurahan Kecapi melaksanakan kegiatan dialog Interaktif Three Ends

Kec.Harjamukti ( 10/9/18) Kampanye unggulan Kemen PPPA adalah  Three Ends yakni upaya untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan orang, dan mengakhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani memberikan sambutan

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani memberikan sambutan

Senin (10/9/18) TP PKK Kelurahan Kecapi melaksanakan kegiatan dialog Interaktif Three Ends , pada kesempatan ini hadir Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani, Kepala Bidang Perlindungan Anak DSPPPA Kota Cirebon  Haniyati B.Sc.S.Pd.M.Si,Kasi Pemenuhan Hak Anak Widianingsih dan Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kec.Harjamukti Siti Hodijah , petugas Promkes Puskesmas Larangan Syamsiah, Ketua TP PKK Kelurahan Kecapi Nana Rochana dan Kelompok PKK RW  dari RW 1 s/d RW 19 serta kader-kader PKK Se Kelurahan Kecapi.

Peserta kegiatan dialog Interaktif Three Ends di Kelurahan Kecapi

Peserta kegiatan dialog Interaktif Three Ends di Kelurahan Kecapi

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani dalam sambutannya mengatakan ” Kekerasan seksual kepada anak-anak merupakan sinyal bahaya bagi masa depan bangsa. Hal ini disebabkan karena kekerasan seksual dalam bentuk apapun akan menyisakan trauma bagi korban sehingga berdampak secara sosial. Korban membutuhkan penanganan medis, konseling psikologis, dan penegakkan hukum.

Tri Mardijani menyebutkan berdasarkan data penanganan kasus di P2TP2A Kota Cirebon, kekerasan seksual kepada anak merupakan kasus tertinggi. “Kekerasan ini seperti sebuah pohon yang memiliki akar, batang, dan daun. Dimana yang menjadi akar penyebabnya adalah kemiskinan. Kemiskinan informasi, wawasan, pengetahuan, dan keterampilan,” ujar Tri Mardijani. Data ini meningkat setiap tahunnya dengan dua asumsi bahwa terjadi peningkatan kasus sekaligus peningkatan kesadaran untuk melaporkan kekerasan.

Peserta kegiatan dialog Interaktif Three Ends di Kelurahan Kecapi

Peserta kegiatan dialog Interaktif Three Ends di Kelurahan Kecapi

Orang tua harus mampu mengajarkan anak tentang konsep diri termasuk empat bagian tubuhnya yang terlarang disentuh oleh orang lain. Sehingga anak dapat mengenali bahaya yang mengancam dirinya. Anak juga harus diajarkan mengenai tiga jenis sentuhan, yaitu sentuhan sayang, sentuhan membingungkan, dan sentuhan membahayakan” ujarnya

sambutan dari Kepala Bidang Perlindungan Anak DSPPPA Kota Cirebon  Haniyati B.Sc.S.Pd.M.Si

sambutan dari Kepala Bidang Perlindungan Anak DSPPPA Kota Cirebon  Haniyati B.Sc.S.Pd.M.Si

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Bidang Perlindungan Anak DSPPPA Kota Cirebon  Haniyati B.Sc.S.Pd.M.Si “ Kita perlu sama-sama tahu bahwa anak ialah generasi penentu masa depan bangsa, sehingga sangat penting untuk mencegah terjadinya degradasi moral sejak dini pada anak. Masalah degradasi moral anak merupakan hal yang pelik dan sulit dicegah kecuali ada peran aktif orang tua dan lingkungan sekitarnya, Oleh karena itu, baik itu orang tua, lingkungan maupun lembaga-lembaga dan stakeholder harus selaraskan tujuan untuk membentengi anak dari pengaruh negatif perkelahian, penindasan, kekerasan seksual, maupun diskriminasi yang dapat mengikis moral anak, 2 tahun berturut –turut Kota Cirebon  meraih penghargaan Kota Layak Anak , yakni di tahun 2017 dengan kategori Pratama dan tahun 2018 dengan kategori Madya. Kita dapat melihat bahwa hal tersebut merupakan salah satu tolok ukur bahwa Pemerintah Kota Cirebon berada di jalur yang benar dalam pemenuhan hak anak. Namun, letak prioritasnya bukan pada penghargaannya, tetapi bagaimana aplikasi yang diterapkan langsung di masyarakat, Diskriminasi, eksploitasi, penganiayaan, kekerasan seksual maupun kejahatan-kejahatan lainnya yang dapat membatasi hak anak untuk berkembang harus kita berantas, ada hak-hak anak yang harus kita penuhi menurut Konvensi Hak Anak ( KHA ) yaitu :

  1. Hak & kebebasan sipil.
  2. Hak atas lingkungan keluarga.
  3. Hak atas kesehatan & kesejahteraan dasar.
  4. Hak atas pendidikan, waktu luang & kegiatan budaya.
  5. Hak atas perlindungan khusus.
nara sumber dialog  drg.Siska Liliana Mulyadi menyampaikan materi pencegahan dan penanganan Kekerasan

nara sumber dialog drg.Siska Liliana Mulyadi menyampaikan materi pencegahan dan penanganan Kekerasan

Saya berharap dengan adanya kegiatan dialog  ini diharapkan setiap lembaga maupun stakeholder dapat berperan aktif serta menyadari kewajiban masing-masing dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap anak ,” harapnya.Lebih lanjut, Beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap seluruh pihak yang telah berapartisipasi atas terselenggaranya kegiatan ini ,” tutupnya.

Selanjutnya nara sumber dialog ini drg.Siska Liliana Mulyadi menyampaikan materi pencegahan dan penanganan Kekerasan

 

“Perempuan dan anak tidak hanya menjadi perhatian Indonesia, tetapi juga dunia. Untuk itu, negara berkomitmen menjaga dan melindungi perempuan dan anak tanpa adanya diskriminasi. Namun upaya ini tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga perlu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat

Kemen PPPA telah berupaya menekan tindak kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya terhadap perempuan dan anak dengan menyediakan berbagai unit layanan, seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) di tingkat Polres dan perangkat hukum, di antaranya UU Perlindungan Anak, UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan UU Perdagangan Orang.

“Untuk masyarakat jangan takut melaporkan bilamana melihat tindakan kekerasan, baik fisik, psikis, dan seksual yang terjadi di lingkungan sekitar ” ujarnya.

Kegiatan dialog Interaktif Three Ends

Kegiatan dialog Interaktif Three Ends

Kegiatan dialog Interaktif Three Ends

Kegiatan dialog Interaktif Three Ends

.

Pentingnya Program Parenting dalam Penyelenggaraan PAUD

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

Kec.Harjamukti ( 8/9/18) Anak adalah anugerah terindah dan amanah yang dititipkan oleh Allah SWT kepada setiap orang tua yang harus dirawat, diasuh, dididik, dilindungi, serta diperhatikan kebutuhan gizi dan kesehatannya sehingga dapat bertumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya.

 

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

Sabtu ( 8/9/18 ) TP PKK Kecamatan Harjamukti mengadakan kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

Pada kegiatan ini hadir Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti  Tri Mardijani, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kec.Harjamukti Siti Hodijah , Ketua Kelompok BKB KEMAS MULYA ASIH Entin Hartini serta  nara sumber dr Yuni Setiawati MKM dan Srini Priyanti Psi

Peserta kelas parenting adalah orang tua murid sebanyak 35 orang, kelas ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan selama 5 kali pertemuan.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

Tri Mardijani dalam sambutannya “  Keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama dan utama. Keluarga adalah tempat lahirnya benih generasi sejak dalam kandungan hingga perjalananan usia anak memasuki sekolah sehingga sekolah turut andil untuk menjadi tempat tumbuh kembangnya generasi tersebut. Peran keluarga tidak dapat tergantikan meski seorang anak tersebut bersekolah di sekolah ternama dengan fasilitas yang luar biasa. Keluarga yang terdiri minimal dari ayah dan ibu harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan semua hak anak tak terkecuali satu pun. Keluarga harus mampu menerapkan pola pengasuhan sehingga anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Setiap anak yang terlahir harus diberi nama dan tercatat dalam dokumen resmi negara seperti Kartu Keluarga, Akta Lahir, dan Kartu Identitas Anak sehingga anak dapat diakui secara resmi kewarganegaraannya. Setiap anak harus dilindungi dari kekerasan fisik dan psikis yang tentunya hal ini dimulai dari keluarga itu sendiri. Keluarga harus dapat memenuhi kebutuhan yang menjadi hak anak seperti makanan bergizi, sehat, dan seimbang, memantau kesehatan anak secara rutin, memberikan pendidikan yang layak. Dunia anak adalah dunia bermain sehingga anak harus mempunyai cukup waktu untuk bermain dan sesekali anak harus diajak berkreasi untuk memberikan pengalaman kepadanya.” Ujarnya

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

Pada materi pertama Nara sumber dr Yuni menyampaikan “kenyataan yang dijumpai dalam masyarakat masih banyak keluarga yang belum memahami pentingnya peran mereka bagi anak sehingga tidak terpenuhinya hak – hak anak tersebut. Oleh karena itu, Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini haruslah menerapkan Program Parenting yang berbasis keluarga. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam peningkatan gizi dan kesehatan, perawatan, pengasuhan, pendidikan dan perlindungan sesuai tahapan usia anak. Sehingga adanya keselarasan antara program di sekolah dan di rumah.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

Keselarasan pendidikan yang dilaksanakan di PAUD dan di rumah merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pendidikan anak secara utuh, menyeluruh, dan terintegrasi. Oleh karena itu Program Parenting atau Program PAUD Berbasis Keluarga adalah salah satu upaya keselarasan dan keberlanjutan pendidikan yang dilakukan di rumah. Anak  Usia Dini berada di usia terpenting dalam hidupnya, mereka sering disebut dengan golden age karena mereka mampu menyerap begitu banyak informasi yang menjadi bekal hidupnya untuk menjalani kehidupan yang lebih rumit di masa selanjutnya. Sehingga pemberian stimulasi dan nutrisi yang lengkap dapat membantu otak anak untuk memproses segala hal dengan baik dan optimal. Selalu mengajak berkomunikasi dapat mendorong optimalisasi tumbuh kembang anak. Kehadiran keluarga dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak menjadi suatu hal yang sangat berharga dan tak tergantikan dengan hal apapun” jelasnya

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

kelas parenting di BKB KEMAS MULYA ASIH RW 01 Kampung Kecapi Kelurahan Kecapi.

 

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti  Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

Kec Harjamukti ( 7/9/18) dalam rangka Upaya mempercepat pencapaian sasaran KB dan Kesehatan terpadu,  TP PKK  Kecamatan  Harjamukti Memantapkan peran kelembagaan dari 10 Program Pokok PKK  pada Pokja IV membantu  Meningkatkan capaian Program KB khususnya Peserta KB metode Kontrasepsi jangka panjang serta meningkatkan capaian cakupan Kesehatan, Kamis  (06/09/2018) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Harjamukti  dilaksanakan rapat persiapan pelaksanaan peringatan Hari Keluarga Nasional                            ( HARGANAS ) dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK – KB – Kesehatan Tahun 2018  tingkat Kecamatan  Harjamukti.

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti  Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

Acara ini dihadiri oleh, Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani, Kepala UPTB KB Kecamatan  Harjamukti Elly Suhaeliah, S.ST, MM, GARNIS Kasi Ketahanan Keluarga , Balita, Anak, Remaja dan Lansia , TITIN Kasi Pemberdayaan Keluarga Sejahtera  PLKB Kelurahan Larangan Andre Raharja dan PLKB Kelurahan Harjamukti Wiryanto, PKP Kec.Harjamukti Angki Wulandari dan  kader PKK, Pos KB,TPD.rapat dipimpin oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat  Kecamatan Harjamukti  Siti Hodijah,

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti  Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani menyampaikan, “ Program Keluarga Berencana Merupakan Program Strategis yang mencerminkan pembangunan Keluarga, Kesehatan ibu dan anak dan  pola hidup sehat juga menjadi gerakan keterpaduan dalam membantu, mencapai sasaran yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat, Keberhasilan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB- Kesehatan ini diharapkan menjadi simpul kebersamaan dan keterpaduan antara Pemerintah Daerah dengan TP PKK Kecamatan Harjamukt, mudah-mudahan dengan adanya kader-kader  yang terlatih akan tercapai  kesuksesan program Keluarga berencana dan Kesehatan”ujarnya.

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti  Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

Kepala UPTB KB Elly Suhaeliyah mengatakan” rangkaian dari Peringatan Harganas akan dilaksanakan penilaian Tri Bina yaitu Lomba Bina Keluarga Balita ( BKB), Bina Keluarga Lansia (  BKL ) dan Bina Keluarga Remaja ( BKR ) serta UPPKS Tingkat Kecamatan Harjamukti , masing-masing Kelurahan mengirimkan perwakilannya untuk di nilai oleh Juri pada tanggal 17-21 September 2018.pengumuman pemenang akan disampaikan pada saat acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Kecamatan Harjamukti “ jelasnya .

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti  Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti  Tahun 2018

Rapat persiapan peringatan Harganas dan pencanangan Hari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes tingkat Kecamatan Harjamukti Tahun 2018

 

TP PKK Kecamatan Harjamukti laksanakan Dialog interaktif Three Ends

Pembukaan dialog Interaktif Three Ends oleh Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH,MH

Pembukaan dialog Interaktif Three Ends oleh Camat Harjamukti Drs.Agus Suherman SH,MH

Kec.Harjamukti (7/9/2018) Three ends adalah program yang bertujuan untuk penyelamatan kaum perempuan dan anak, yang diluncurkan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai program unggulan tahun 2016, Program ini merupakan upaya pencegahan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan, yang saat ini masih menjadi persoalan nasional. 3 program three ends tersebut adalah:

  1. akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak,
  2. akhiri perdagangan orang.
  3. akhiri kesenjangan ekonomi kaum perempuan.

Kamis ( 6/9/2018) bertempat di Aula Kecamatan Harjamukti, TP PKK Kecamatan Harjamukti bekerja sama dengan P2TP2A Kota Cirebon mengadakan kegiatan dialog interaktif Three Ends, Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti Tri Mardijani dalam sambutannya “Kesenjangan ekonomilah yang memicu terjadinya kekerasan terhadap perempuan, disinilah peran semua lapisan masyarakat, pemerintah dan pihak swasta agar dapat memberdayakan perempuan dengan meningkatkan keterampilan dan ketahanan di sektor ekonomi. Kader-kader PKK sebagai penggerak  pemberdayaan masyarakat  yang berada di garda paling depan merupakan mitra yang paling dibutuhkan oleh Pemerintah dalam menangani kasus KDRT” ujarnya.

Peserta dialog Interaktif Three Ends

Peserta dialog Interaktif Three Ends

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DSPPPA Kota Cirebon Dra Siti Halimah,

Camat Harjamukti Drs Agus Suherman SH,MH membuka secara resmi acara dialog interaktif “Perempuan dan anak tidak hanya menjadi perhatian Indonesia, tetapi juga dunia. Untuk itu, negara berkomitmen menjaga dan melindungi perempuan dan anak tanpa adanya diskriminasi. Namun upaya ini tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga perlu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat,” “Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah tindakan terpuji dan harus segera diakhiri. Fakta yang membuat saya miris adalah mayoritas pelaku kekerasan dan eksploitasi perempuan dan anak, ternyata orang dekat korban Untuk itu  masyarakat jangan takut melaporkan bilamana melihat tindakan kekerasan, baik fisik, psikis, dan seksual yang terjadi di lingkungan sekitar, ” ujarnya

Narasumber dialog Interaktif Three Ends drg Siska Liliana Mulyadi

Narasumber dialog Interaktif Three Ends drg Siska Liliana Mulyadi

Nara sumber Dialog interaktif three ends, drg Siska Liliana Mulyadi mengatakan “Strategi pencegahan kekerasan terhadap anak dilakukan mulai dari lingkungan terdekat anak yakni keluarga, karena keluarga adalah pengasuh pertama anak yang berpengaruh dalam membangun karakter anak,” tutur Siska.

Keluarga juga merupakan tempat anak-anak memperoleh hak-haknya sekaligus tempat anak-anak mengembangkan bakat, minat dan kemampuannya dalam suasana yang menyenangkan.

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti dan Ketua Dharma Wanita Persatuan RS Gunung Jati

Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti dan Ketua Dharma Wanita Persatuan RS Gunung Jati

“Kami juga sangat mendukung partisipasi anak dalam Forum Anak, karena di situ anak diajarkan cara menghadapi tindak kekerasan dan bagaimana anak dapat aktif berpartisipasi dalam berbagai bidang,” imbuh Siska

Menjawab pertanyaan mengenai kasus yang ditemui akhir akhir ini yaitu kekerasan seksual yang mencemari anak anak yaitu kasus sodomi. drg Siska menjawab benar, kita bersyukur di wilayah Kota Cirebon sudah terbentuk Pusat Pelayanan Terpadu ( PPT ) RSD Gunung Jati Kota Cirebon merupakan inovasi dari Kota Cirebon dalam menangani kasus Kekerasan, RS  Gunung Jati menyelenggarakan  layanan terpadu berbasis rumah sakit, untuk menangani korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang memberikan pelayanan komprehensif dan holistik meliputi medis, medikolegal, psikologis, sosial, dan hukum  Lintas Fungsi & Lintas Sektoral

  • Tim Pelayanan :
    • Dokter / Dokter Spesialis
    • Bidan / Perawat
    • Psikiater / Psikolog
    • Pekerja Sosial / Relawan
    • Penegak Hukum / LSM / LBKH

peserta dialog interaktif three ends

pihak PPT di RSD Gunung Jati  sudah mengadakan pendampingan edukasi ke keluarga dari anak korban kekerasan ini , di Kota Cirebon ini  telah melibatkan semua pihak untuk menuntaskan masalah.  Kasus kekerasan seksual pada anak ini sebenarnya kasus yang ditemui masih sangat banyak yang belum terdata, seperti fenomena gunung es, masyarakat  malu dan takut melaporkannya. P2TP2A melakukan program edukasi dan Parenting serta  advokasi untuk semua masyarakat dan sekolah sekolah akan bahaya pornografi dan pola asuh yang salah, yang akan bermuara pada pencapaian kualitas yang terganggu. Penguatan keluarga menjadi titik utama, keluarga yang kuat akan menjadikan kekuatan untuk menangkal hal hal negatif yang akan menyebabkan masalah pada generasi yang akan datang” ujarnya.

peserta dialog interaktif three ends

peserta dialog interaktif three ends

 

peserta dialog interaktif three ends

peserta dialog interaktif three ends

 

Camat Harjamukti Drs Agus Suherman SH,MH sedang menyimak meteri dialog interaktif

Camat Harjamukti Drs Agus Suherman SH,MH sedang menyimak meteri dialog interaktif