Kecamatan Harjamukti Mendapatkan Penghargaan Kantor Dengan Sarana dan Prasarana Responsive Gender Terbaik se Jawa Barat

Penyerahan Penghargaan oleh Plh Sekda Jawa Barat.

Penyerahan Penghargaan oleh Plh Sekda Jawa Barat.

Kec. Harjamukti (23/12) – Sarana dan Prasarana Public Responsive Gender yang menjadi indikator utama Kecamatan Harjamukti menjadi pemenang, penilaian yang dilakukan oleh DP3AKB Kota Cirebon sebelumnya sangat membuahkan hasil bagi Kecamatan Harjamukti. Mulai dari sarana dan prasarana berbentuk fisik hingga non fisik yang disediakan oleh Kecamatan Harjamukti yang sudah dilakukan pendataan oleh DP3AKB Kota Cirebon beberapa bulan lalu.

Pada 23 Desember 2019, Kecamatan Harjamukti diundang untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Ibu serta Penerimaan Penghargaan di Lapangan Gasibu, Bandung. Penerimaan penghargaan terbagi menjadi dua tempat melihat situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, Penerimaan Penghargaan pertama yang menjadi perwakilan Kota Cirebon yaitu Kepala DP3AKB Iing Daiman, SIP., M.Si., yang menerima bantuan dana hibah untuk revitalisasi posyandu yang mewakili Wali Kota Cirebon pagi hari.

Menurut Gubernur Jawa Barat Dr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D bagi pemerintah Kota dan Kabupaten yang telah menerima penghargaan dan bantuan dana hibah dari Provinsi Jawa Barat bisa digunakan dengan baik dan lebih meningkatkan kembali semua yang sudah dibangun.

Penghargaan selanjutnya untuk Kantor, BUMD, dan swasta diberikan di waktu dan tempat yang berbeda yaitu bertempat di Gedung Sate, Bandung. Waktu pelaksanaan dilaksanakan pada siang hari dan berkumpul di Aula Barat Gedung Sate, dalam hal ini Kecamatan Harjamukti di hadiri langsung oleh Plt Camat Harjamukti Ma’mun, SE. Pengargaan ini menjadi bukti bahwa semua orang bisa mendapatkan fasilitas yang sama dan setara tanpa ada diskriminasi lagi di tempat umum.

Penerimaan penghargaan di serahkan oleh Plh Sekda Jawa Barat Daud Ahmad kepada seluruh instansi dan ibu-ibu yang telah penerima penghargaan, Plh Sekda Jawa Barat Daud Ahmad mengatakan kepada penerima penghargaan setelah menerima penghargaan jangan berhenti inovasi dan kolaborasi.

” Penghargaan ini bukan menjadi tujuan tetapi menjadi akibat jerih payah bapak ibu sekalian serta kerja keras sehingga melahirkan prestasi”, tutupnya.

Posted in BERITA, Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Cirebon Smart City, Inovasi, Kecamatan, Kelurahan, Pelayanan Publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *