Kegiatan Rutin Posyandu Remaja (Posrema) RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan

Kegiatan Rutin Posyandu Remaja (Posrema) RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan

Kel. Larangan (10/19) – Posyandu Remaja 4 Shared RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan rutin melaksanakan kegiatannya setiap satu bulan sekali. Dalam pelaksanaannya kegiatan Posyandu Remaja 4Shared dilaksanakan setiap Sabtu atau Minggu ke 3, kegiatannya selalu didampingi oleh Ketua dan Kader Posyandu Tulip RW. 08 Merbabu Asih, karena merupakan binaannya dan petugas kesehatan dari Puskesmas Perumnas Utara juga hadir melakukan pembinaan dan pendampingan.

Menurut Ketua Posyandu Tulip RW 08 Tati Nurhayati mengatakan, “Intinya di era milenial ini, besyukur di RW kami remajanya mau diarahkan dan punya sikap perduli pada kesehatan. Kegiatan posyandu remaja ini adalah untuk memperdayakan dan melibatkan remaja dalam menjaga kesehatannya dan merencanakan kehidupannya dimasa yang akan datang. Sehingga kegiatan yang dilakukan tidaklah kaku tetapi menjadi kegiatan yang menyenangkan akan tetapi kondisi kesehatan dan pertumbuhannya tetap terpantau setiap bulannya. Yuk kita kembangkan posyandu remaja di tempat tinggal masing-masing, agar remaja kita menjadi remaja sehat dan berprestasi sesuai dengan bakat dan minatnya.” tuturnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) pada remaja untuk mengantisipasinya, karena PTM sangat sulit disembuhkan secara total apabila kondisi penyakit sudah sampai tahap akhir, beban biaya berobat pun sangat tinggi. Oleh karena itu upaya yang terbaik adalah dengan mencegah kejadian penyakit tidak menular melalui pengendalian faktor risikonya. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan deteksi dini.

Kegiatan Rutin Posyandu Remaja (Posrema) RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan

Kegiatan Rutin Posyandu Remaja (Posrema) RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan

Kegiatan Rutin Posyandu Remaja (Posrema) RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan

Kegiatan Training Of Trainer (TOT) Parenting di Wilayah RW 19 Kelurahan Larangan, Menjadi Orang Tua Dambaan Anak

Kegiatan Training Of Trainer (TOT) Parenting di Wilayah RW 19 Kelurahan Larangan, Menjadi Orang Tua Dambaan Anak

Kel. Larangan (10/19) – TP PKK Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Training Of Trainer (TOT) Parenting di wilayah RW 19 Larangan Timur Kelurahan Larangan pada Bulan Oktober 2019. Dihadiri oleh Ketua RW 19 Larangan Timur beserta para Kader-kader aktifnya.

Parenting adalah proses pembelajaran pengasuhan interaksi antara orang tua dan anak yang meliputi aktivitas memberi petunjuk, memberi makan, memberi pakaian, melindungi anak saat mereka tumbuh berkembang.

Kegiatan Parenting ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh TP PKK Kelurahan Larangan, dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti ibu Mardijani sekaligus memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan parenting sangat dibutuhkan keterlibatan orang tua dalam pembentukan pola asuh terhadap anak. Orangtua juga akan mengetahui potensi anak-anak mereka.

Kegiatan diisi dengan materi yang disampaikan oleh para Kader TP PKK Kelurahan Larangan, dan juga oleh Ketua TP PKK Kecamatan Harjamukti. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan permainan-permainan yang menggambarkan kekompakan antara orang tua dan anak dalam melakukan pola asuh.

Kegiatan Training Of Trainer (TOT) Parenting di Wilayah RW 19 Kelurahan Larangan, Menjadi Orang Tua Dambaan Anak

 

Kegiatan Training Of Trainer (TOT) Parenting di Wilayah RW 19 Kelurahan Larangan, Menjadi Orang Tua Dambaan Anak

 

TP PKK Kelurahan Larangan Tingkatkan Kinerja Kader Melalui Kelas Kader Eksklusif (KKE)

TP PKK Kelurahan Larangan Tingkatkan Kinerja Kader melalui Kelas Kader Eksklusif (KKE)

Kel. Larangan (10/19) – Pekan lalu pada bulan September 2019 TP PKK Kelurahan Larangan melaksanakan pertemuan Kelas Keder Eksklusif (KKE) di Aula Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti. Kegiatan kali ini diisi dengan tema “Kunci Pesona Menghadapi Audiens”, kegiatan pelatihan peningkatan ketrampilan ini bertujuan menambah pengetahuan dan keterampilan dari kader PKK.

Acara pembukaan dimulai dengan sambutan Ketua TP PKK Kel. Larangan Ninit Farida. “Kelas kader eksklusif adalah ide dari ibu kader PKK yang merasa kurang percaya diri ketika memberikan penyuluhan apalagi dalam lomba jambore kader PKK yg setiap tahun dilaksanakan oleh TP PKK Kota Cirebon. Ahirnya dengan anggaran swadaya masyarakat 0% anggaran APBD kegiatan ini bisa berjalan, dan hasilnya sangat memuaskan tahun 2017 Kel.Larangan menjadi juara umum lomba jambore PKK, kegiatan ini kami lanjutkan dengan angkatan ke 2 dengan sasaran ketua kelompok PKK RW dan Ketua Posyandu se Kel.Larangan dari RW 1 s/d RW 19.“ ujarnya.

Kegiatan di hadiri oleh Ketua TP PKK Kec. Harjamukti ibu Mardijani sekaligus sebagai narasumber. dalam memberikan penyuluhan di masyarakat dengan peserta kader baru masing-masing RW 2 orang peserta  dilaksanakan selama 1 tahun, pada awal pelatihan kader diberi pelajaran tentang kesehatan, psikologi, teknik berbicara didepan umum. Dalam penyampaian materinya ibu Mardijani menyampaikan, “Kunci sukses dalam melakukan sebuah presentasi dihadapan audiens adalah dengan melakukan perencanaan, persiapan, dan latihan.”

Acara dilanjutkan dengan permainan-permainan yang menggambarkan bagaimana seharusnya seorang pemimpin bertindak dalam menjalankan roda organisasinya.

TP PKK Kelurahan Larangan Tingkatkan Kinerja Kader melalui Kelas Kader Eksklusif (KKE)

Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan Menjadi Titik Penilaian Kota Sehat Tahun 2019

Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan Menjadi Titik Penilaian Kota Sehat Tahun 2019

Kel.Larangan (08/19) – Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan menjadi salah satu titik penilaian kota sehat tahun 2019 Kota Cirebon. Tim dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi turun ke Kota Cirebon sejak tanggal 29 Agustus sampai dengan tanggal 30 Agustus 2019, terjadwal beberapa titik lokasi peninjauan oleh tim tersebar di wilayah Kota Cirebon. Salah satunya adalah Pokja Kelurahan Sehat di Kelurahan Larangan.

Camat Harjamukti Agus Suherman, SH., MH. memantau langsung persiapan di lokasi-lokasi yang akan dikunjungi oleh Tim Penilai di wilayah Kecamatan Harjamukti, terutama di Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan.

Rombongan tiba di Sekretariat Pokja Kelurahan Sehat pukul 19.00 WIB yang semula dijadwalkan pukul 16.00 WIB ada sedikit keterlambatan karena Tim sangat detail berinteraktif disetiap kunjungannya. Ketua Tim Verifikasi Kabupaten Kota Sehat Tahun 2019 A. Widyastuti, SKM., Msi dari Kementerian Kesehatan beserta rombongan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan didampingi oleh perwakilan dari Setda Kota Cirebon dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon, rombongan disambut oleh Lurah Larangan Bery Herlambang, S.Sos.

Di Kelurahan Larangan ada 3 titik lokasi yang akan dikunjungi oleh Tim, diantaranya Pokja Kelurahan Sehat, P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) tempat penanganan korban kekerasan pada anak dan perempuan (RUMAH AMAN), dan RW 08 Merbabu Asih akan ditinjau Bank Sampah, Kampung Proklim Lestari dan KRPL tanggal 30 Agustus 2019.

Ketua Pokja Kelurahan Sehat Abu Ridwan memberikan keterangan kepada Tim penilai bahwa kegiatan Pokja Kelurahan Sehat di Kelurahan sudah berjalan sejak tahun 2015, tugasnya adalah memformulasikan kegiatan, melaksanakan dan memantau kegiatan Kelurahan Sehat, serta menggerakan potensi yang ada di masyarakat. Tim Penilai berkomunikasi interaktif dengan Ketua dan Anggota Pokja, serta melihat dan memeriksa administrasi Pokja.

Anggota Porkasih Kota Cirebon Iwan Ridwan mengungkapkan, “Penghargaan Kota Sehat memiliki jenjang yakni Swasti Saba Padapa, Sastika Saba Wiwerda (pembinaan), dan Swasti Saba Wistara (paripurna). Kota Cirebon baru berhasil meraih penghargaan tingkat nasional yaitu piala Sastika Saba Wiwerda (pembinaan), Kota Cirebon sedang mengejar penghargaan Swasti Saba Wistara (paripurna)”. Tuturnya .

Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan Menjadi Titik Penilaian Kota Sehat Tahun 2019

Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan Menjadi Titik Penilaian Kota Sehat Tahun 2019

Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan Menjadi Titik Penilaian Kota Sehat Tahun 2019

Pokja Kelurahan Sehat Kelurahan Larangan Menjadi Titik Penilaian Kota Sehat Tahun 2019

P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) tempat penanganan korban kekerasan pada anak dan perempuan (RUMAH AMAN)

P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) tempat penanganan korban kekerasan pada anak dan perempuan (RUMAH AMAN)

Pemilihan Ketua RW 03 Karang Asih Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Masa Bhakti 2019-2022

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Kel.Larangan (02/19) – Pemilihan Ketua RW 03 Karang Asih Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 10 Februari 2019 bertempat di Baperkam RW 03 Karang Asih.

Pemilihan dilaksanakan secara langsung, warga sejak pagi berdatangan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya. Mereka tampak tertib menunggu panggilan dari panitia untuk memasuki bilik suara.

Usai mencoblos, sebagian pemilih tampak berseri-seri seraya berharap jagoannya menang. Warga lainnya juga berharap pemilihan Ketua RW tersebut dapat membawa perubahan dalam pengelolaan kawasan setempat.

“Siapapun yang terpilih, hendaknya dapat membawa lingkungan RW 03 yang lebih baik lagi,” kata salah satu warga usai keluar dari bilik suara.

Ketua panitia penyelenggara pemilihan Ketua RW 03 Karang Asih, Nurhadi, S.Pd menjelaskan pemilu berbasis RW ini diikuti dua calon yakni Drs. H. Setiadi KS, M.Pd dan Giri Cahya Pangestu, S.I.Kom. Sedangkan ketua RW yang lama tidak mencalonkan kembali. Ketua RW 03 terpilih akan bertugas untuk periode 2019-2022.

“Jumlah pemilih RW 03 Karang Asih sekitar 509 orang, Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 389 orang.” kata Nurhadi sebagai ketua Panitia Pemilihan.

Ia bersyukur pemilihan Ketua RW 03 berjalan kondusif dan lancar. Melihat hasil pemungutan suara yang jumlahnya beda tipis sangat membuat persaingan keduanya menjadi ketat hanya selisih satu suara.

Jumlah Hasil Pemungutan Suara :

  1. H. Setiadi KS, M.Pd :    193 Suara
  2. Giri Cahya Pangestu, S.I.Kom :    192 Suara
  • Jumlah Suara yang dinyatakan sah                             :    385 Suara
  • Jumlah Suara yang dinyatakan tidak sah                  :    4 Suara

Dengan demikian Calon Ketua RW terpilih adalah Drs. H. Setiadi KS, M.Pd untuk masa bhakti 2019-2022.

Secara khusus Nurhadi juga berharap pimpinan warga di lingkungan RW 03 dapat menjembatani warga dengan jajaran kelurahan. Serta bertugas sebagai agen pembangunan yang mampu merangkul segenap warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan kewilayahan.

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Pemilihan RW 03 Giri Asih Kelurahan Laranan Kecamatan Harjamukti

Peresmian dan Acara Syukuran Gedung Baru Posyandu dan Posbindu RW 04 Giri Asih Kelurahan Larangan

 

Kegiatan Peresmian Gedung Posyandu RW 04 Giri Asih

Kegiatan Peresmian Gedung Posyandu RW 04 Giri Asih

Kel.Larangan(10/02) – Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan yang dilaksanakan oleh kader posyandu dan didampingi oleh Puskesmas. Namun demikian dalam perkembangannya posyandu ada dan dilaksanakan di setiap rukun warga minimal satu bulan sekali. Oleh karena itu untuk dalam pelaksanaanya  posyandu memerlukan sarana dan prasarana yang mendukung seperti tempat/gedung posyandu, timbangan, meja kursi dan sebagainya.

Minggu  merupakan hari yang berkah, bertepatan dengan itu pada hari Minggu pagi 10 Februari 2019 warga RW 04 Giri Asih Kelurahan Larangan  melakukan syukuran atas telah selesainya pendirian Gedung Posyandu Flamboyan dan Posbindu RW 04 Giri Asih Kelurahan Larangan yang berdiri di atas tanah milik Fasum/Fasos, dan dana pembangunan tersebut bersumber dari dana pemerintah Kota Cirebon tahun 2018.

Di pimpin oleh Ketua RW 04 Giri Asih Rasbun Sutanto acara dihadiri oleh Seluruh Pengurus RW 04 Giri Asih, Pengurus RT 01 sampai dengan RT 06, Ketua dan Anggota PKK RW 04 Giri Asih, Ketua dan Anggota Posyandu Flamboyan RW 04, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Pemuda.

Acara diisi dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama di RW 04 Giri Asih, dan makan bersama potong nasi tumpeng.Kita semua mengharapkan dengan gedung baru ini dapat memberikan suasana kerja yang baru bagi para Kader dan warga masyarakat, penuh semangat guna meningkatkan kinerja seluruh pengurus LKK di wilayah RW 04 Giri Asih. Dalam sambutannya Ketua RW 04 Giri Asih Rasbun Sutanto menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru Posyandu Flamboyan dan Posbindu RW 04 Giri Asih ini adalah sebagai bentuk mewujudkan program pemerintah, Ketua RW menghimbau agar para pengurus bekerja secara maksimal sehingga sukses program tersebut terutama bagi pelayanan Posyandu dan Posbindu, serta bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Setelah sambutan kegiatan dilanjutkan dengan Peresmian Gedung baru dan acara makan-makan nasi tumpeng.

Kegiatan Peresmian Gedung Posyandu RW 04 Giri Asih

Kegiatan Peresmian Gedung Posyandu RW 04 Giri Asih

Kegiatan Peresmian Gedung Posyandu RW 04 Giri Asih

Kegiatan Peresmian Gedung Posyandu RW 04 Giri Asih

 

RW.08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan Peraih Penghargaan Pelaksana ProKlim Lestari Terbaik Se-Indonesia

H. Agus Menerima Penghargaan

H. Agus Menerima Penghargaan

Kel.Larangan (24/10) – RW 08 Merbabu Asih Kel. Larangan Kec. Harjamukti Kota Cirebon mendapatkan penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai pelaksana ProKlim terbaik se-Indonesia.

ProKlim adalah program berlingkup nasional pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Kategori ProKlim ditetapkan berdasarkan nilai akhir ProKlim, yang merupakan hasil perhitungan nilai komponen kegiatan adaptasi, mitigasi dan dukungan keberlanjutan. RW 08 Merbabu Asih Kelurahan Larangan  dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim perlu ditetapkan kampung iklim, penetapan kampung iklim tersebut berdasarkan pengusulan yang dilakukan oleh pihak diantaranya Pelaksana ProKlim di RW 08 Merbabu Asih, Pemerintah dan Pendukung ProKlim.

Drs. Abdullah Syukur M.Si mendampingi Ketua RW 08 Merbabu Asih

Drs. Abdullah Syukur M.Si mendampingi Ketua RW 08 Merbabu Asih

 

Dalam perjalanannya di RW 08 Merbabu Asih sudah dilakukan upaya adaptasi, mitigasi dan Aspek Pendukung Berkelanjutan. Seperti pengendalian kekeringan dan banjir, sudah terdapat banyak biopori dan sumur air resapan sebagai upaya adaptasi. Sebagai kampung berketahanan pangan RW 08 Merbabu Asih juga mempunyai KWT merbabu lestari. Dalam upaya mitigasi sudah terbentunya Bank Sampah dan Pengolahan Komposting.

Aspek pendukung keberlanjutan pelaksanaan pengendalian perubahan iklim di Wilayah RW 08 Merbabu Asih sudah terbentuknya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Secerah Pagi, dengan didukung oleh pemerintah dalam kebijakannya, tingkat keswadayaan masyarakat, sistem pendanaan mandiri dan partisipasi. Keberadaan dukungan dari pihak eksternal seperti pemerintah, dunia usaha, Lembaga Swadaya Masyarakat, Perguruan Tinggi, dan pihak lainnya turut serta dalam mendukung ProKlim di RW 08 Merbabu Asih.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Drs. Abdullah Syukur M.Si tatanan di Kampung Merbabu Asih yang meraih penghargaan ini telah terbentuk atas kesadaran masyarakatnya sehingga kawasan tersebut telah memiliki sarana yang memenuhi kriteria untuk Proklim Lestari.

Ketua RW 08 Merbabu Asih Kota Cirebon, Agus Supriono mengatakan penataan lingkungan di kampungnya bukan hanya untuk meraih penghargaan karena yang lebih penting adanya kesholehan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. “Kami akan terus sosialisasi ke kampung lain. Minimal ada 10 RW yang menerapkan konsep Proklim Lestari, dan berharap kelak harus lebih baik dari RW 08 Merbabu Asih ” tuturnya.

Saat ditemui di Bapermas RW. 08 Merbabu Asih, tak luput mengucapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Lurah Larangan, Camat Harjamukti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon serta PJ Wali Kota Cirebon atas dukungan dan partisipasi dalam mencapai Penghargaan Terbaik ProKlim Lestari Tingkat Nasional Tahun 2018, bahwasanya ini milik seluruh Warga RW 08 Merbabu Asih, milik seluruh Masyarakat Kelurahan Larangan dan milik seluruh masyarakat Kota Cirebon.

Penyerahan Tropi ProKlim oleh Menteri KLHK – Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc kepada Agus Supriono Ketua RW 08 Merbabu Asih